Sejak Tragedi Mina, Ada 112 WNI Belum Kembali ke Maktab  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para jemaah haji melihat jemaah lainnya yang tewas akibat terinjak-injak saat menuju tempat pelemparan jumrah di Mina, 24 September 2015. Total korban yang tewas akibat tragedi ini mencapat 719 orang dan ratusan lainnya luka-luka. AP

    Para jemaah haji melihat jemaah lainnya yang tewas akibat terinjak-injak saat menuju tempat pelemparan jumrah di Mina, 24 September 2015. Total korban yang tewas akibat tragedi ini mencapat 719 orang dan ratusan lainnya luka-luka. AP

    TEMPO.CO, MEKKAH - Sebanyak 112 jemaah Indonesia belum kembali ke tenda maktab masing-masing pasca-peristiwa Mina Kamis 24 September 2015i.

    "Kami masih mencari data yang lengkap dan akurat mengenai jemaah yang belum kembali ke maktab," kata Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil di Mekkah, Arab Saudi, Sabtu 26 September 2015.

    Ia mengatakan petugas Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) yang berada di lapangan bekerja sama dengan Konjen RI (KJRI) di Jeddah akan menyisir jemaah yang belum kembali usai tragedi Mina. "Pihak KJRI yang memiliki akses untuk masuk ke instansi-instansi terkait di Arab Saudi," katanya.

    Abdul Djamil juga memperkirakan jemaah yang belum kembali ke tenda mereka mabit di Mina itu, bisa saja ada yang kembali ke hotel atau pemondokan masing-masing setelah peristiwa itu.

    "Ada ketua kloter yang juga mengatakan jemaah yang belum kembali, tidak tahu jalan atau nyasar pasca-kejadian itu," ujarnya.

    PPIH, lanjut dia, juga akan menyusuri di sekitar Masjidil Haram, karena kemungkinan jemaah melakukan thawaf ifadah di sana dan tidak tahu jalan untuk kembali ke tenda mereka.

    Berikut rincian 112 jemaah yang belum kembali ke maktab:

    1. Kloter BTH 14 sebanyak 14 orang
    2. Kloter SUB 48 sebanyak 16 orang
    3. Kloter JKS 61 sebanyak 64 orang
    4. Kloter UPG 10 sebanyak 7 orang
    5. Kloter SOC 62 sebanyak 11 orang

    Selain itu, kata dia, masih ada jemaah Indonesia yang masih dirawat di rumah sakit milik pemerintah Arab Saudi. Mereka berjumlah enam orang yaitu:

    1. Zulaiha Alam dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306305 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
    2. Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
    3. Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
    4. Arninda Idris dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1307797 saat ini dirawat di RSAS King Abdullah.
    5. Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306258 saat ini dirawat Klinik 107 Makkah.
    6. Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7 dengan nomor paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS King Fahd Angkatan Bersenjata di Jeddah.

    ANTARA

    Video Terkait:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.