Raskin Berkutu Diberikan Pada Warga, Bupati Madiun Uring-uringan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi seorang anak yang ikut mengantri mendapatkan jatah beras Raskin yang dibagikan gratis di kawasan Babakan Ciparay, Bandung, Jawa Barat (23/5). Setiap rumah mendapat jatah beras raskin itu sebanyak 2 kg. Warga mendapat jatah Raskin setiap satu bulan sekali. TEMPO/Prima Mulia

    Ekspresi seorang anak yang ikut mengantri mendapatkan jatah beras Raskin yang dibagikan gratis di kawasan Babakan Ciparay, Bandung, Jawa Barat (23/5). Setiap rumah mendapat jatah beras raskin itu sebanyak 2 kg. Warga mendapat jatah Raskin setiap satu bulan sekali. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Madiun - Beras untuk rakyat miskin berkualitas buruk ditemukan di Kelurahan Wungu, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Beras bersubsidi sebanyak 10,05 ton jatah untuk 335 rumah tangga itu diketahui dalam keadaan bercampur kutu, berwarna kekuningan, dan berbau apek.

    Menurut Soekatman, jeleknya kualitas raskin tersebut baru diketahui saat dibagikan ke rumah tangga sasaran. "Raskin yang tidak layak konsumsi ini untuk jatah dua bulan, September dan Oktober," kata Sekretaris Kelurahan Wungu Soekatman di Madiun, Jumat, 25 September 2015.

    BACA JUGA
    Duh, Syahrini Sandingkan Foto 'Pacar'-nya dengan Sapi Kurban
    Bos Mafia Cantik & Keji Ditangkap Usai Dikhianati Sang Pacar

    Para penerima mengadukan kondisi beras yang tak layak konsumsi itu kepada perangkat kelurahan. Pengaduan itu diteruskan ke Perum Bulog Subdivisi Regional Madiun. "Kami minta agar raskin diganti yang bagus. Jangan sampai yang kualitasnya jelek dikonsumsi warga Kelurahan Wungu," ucap Soekatman.

    Permintaan Soekatman langsung ditanggapi Bulog. Namun dia belum tahu kapan Bulog akan menarik beras tak layak makan itu dan menggantinya dengan yang bagus.

    Anehnya, Kepala Perum Bulog Madiun Rachmat Syahdjoni Putra mengaku telah menarik raskin berkualitas jelek di Kelurahan Wungu itu. "Sudah diganti oleh petugas saya di lapangan," kata dia, melalui pesan singkat kepada Tempo.

    SIMAK JUGA
    Pangeran Salman Dituding Biang Tragedi Mina
    TRAGEDI MINA: Ini Dugaan Penyebab Aksi Saling Desak & Injak

    Bupati Madiun Muhtarom meminta Perum Bulog hanya mendistribusikan raskin yang berkualitas baik. "Kalau memang kualitasnya jelek segera dikembalikan, Bulog harus konsisten karena kami selalu meminta desa atau kelurahan untuk membayar tunggakan pembayaran raskin," ujar dia.

    Muhtarom berharap raskin berkualitas buruk tidak lagi diberikan kepada warganya. Karena itulah dia meminta Bulog meningkatkan seleksi sebelum raskin keluar dari gudang. Hal ini untuk menghindari pembengkakan biaya transportasi yang dikeluarkan Bulog.

    NOFIKA DIAN NUGROHO

    BERITA MENARIK
    Ahok Kaget: Anggaran Rotterdam Rp 3,5 T, Jakarta Rp 12,1 T
    Ketika Putin Melihat Bung Karno di Masjid Terbesar Eropa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.