Dua Warga Probolinggo Jadi Korban Tragedi Mina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, mendatangi rumah duka almarhum Hamid Atwi (57 tahun) di Desa Munder, Sumberasih, Probolinggo, Jawa Timur. Hamid adalah salah satu korban tragedi Mina. TEMPO/David Priyasidharta

    Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, mendatangi rumah duka almarhum Hamid Atwi (57 tahun) di Desa Munder, Sumberasih, Probolinggo, Jawa Timur. Hamid adalah salah satu korban tragedi Mina. TEMPO/David Priyasidharta

    TEMPO.CO, Probolinggo - Dua warga Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dikabarkan menjadi korban tragedi Mina, Kamis, 24 September 2015. Dua korban meninggal itu adalah Nero bin Astro Sahi, 57 tahun, warga Desa Triwungan, Kecamatan Kota Anyar, Kabupaten Probolinggo, dan Hamid Atwitarji, warga Kelurahan Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

    Kepala Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Mukhlason, mengatakan berdasarkan informasi sementara yang diperoleh Kemenag Probolinggo, dua orang warga Probolinggo meninggal dunia dalam insiden Mina. "Dua warga Kabupaten Probolinggo meninggal dunia," kata Mukhlason, Jumat, 25 September 2015. Menurut dia, dua jemaah haji tersebut masuk dalam kelompok terbang 48 Kabupaten Probolinggo.

    Informasi meninggalnya dua warga Kabupaten Probolinggo ini, kata Muklason, juga diterima oleh keluarga korban. "Keluarga masing-masing korban telah menerima informasi dari foto yang dikirimkan kepada keluarga," ujar Muklason. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, jemaah haji Kabupaten Probolinggo berangkat pada 9 September 2015.

    Seperti diberitakan, sebanyak 717 orang tewas dan lebih dari 800 luka-luka akibat terinjak saat hendak melakukan lempar jumrah di Mina, Kamis, 24 September 2015. Suhu udara yang ekstrem dan rombongan yang mendadak berhenti diduga menjadi pemicu jemaah saling dorong, sehingga banyak yang jatuh terinjak. Tiga warga negara Indonesia dikabarkan ikut menjadi korban meninggal.

    DAVID PRIYASIDHARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.