Idul Adha, Masjid Salman Bandung Helat Kuliner Gratis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masjid Salman ITB. TEMPO/ Budi Yanto

    Masjid Salman ITB. TEMPO/ Budi Yanto

    TEMPO.CO, BANDUNG - Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) merayakan Idul Adha dengan menghelat acara makan gratis sate maranggi dan gulai daging hewan kurban. Acara Bandung Adha Festival 1436 Hijriah itu merupakan bagian dari pemotongan hewan kurban titipan yang dimulai setelah salat Idul Adha, Kamis, 24 September 2015. Masjid itu menerima titipan puluhan ekor sapi dan seratus lebih domba kurban.

    Direktur Eksekutif Rumah Amal Salman ITB Kamal Muzakki mengatakan, sampai Rabu petang, 23 September 2015, pihaknya menerima titipan hewan kurban sebanyak 35 ekor sapi dan 117 ekor domba. Sebanyak 21 ekor sapi dan 34 ekor domba di antaranya, akan dipotong setelah salat Idul Adha. “Mulai dibagikan sore ke RT dan RW sekitar yang terdata,” kata Kamal, Rabu, 23 September 2015.

    Menurutnya, panitia masjid tidak memberlakukan sistem kupon dan pembagian daging kurban di masjid agar suasana di tempat ibadah itu tetap tertib. Puluhan ekor hewan kurban lainnya dibagikan ke sejumlah desa binaan. Panitia juga menyisakan sedikitnya seekor sapi dan tujuh ekor domba untuk hidangan gratis pada acara Bandung Adha Festival 1436 Hijriah, Ahad, 27 September 2015, di area taman Masjid Salman.

    Menurut Kamal, panitia menyiapkan sajian sate maranggi dan gulai daging untuk 500-1.000 orang. Per orang hanya berhak mendapat tiga tusuk sate dan semangkuk gulai. “Semua orang boleh datang untuk makan, secara khusus kami mengundang sekitar seratus anak yatim piatu,” ujarnya.

    Pilihan menu tersebut, ucap Kamal, menyesuaikan tema festival yang terkait dengan budaya Sunda. Acara makan gratis tersebut rencananya akan dimulai pukul 09.00 WIB. “Pengunjung car free day di Jalan Dago sebelum pulang bisa datang mampir,” katanya.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.