Masjid Raya Bandung Siapkan 4000 Kantong Daging Kurban

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan taman alun-alun yang akan direnovasi dilihat dari atas menara Masjid Raya Provinsi Jawa Barat (Masjid Agung), Bandung, Jawa Barat, 6 Juli 2014. TEMPO/STR/Prima Mulia

    Pemandangan taman alun-alun yang akan direnovasi dilihat dari atas menara Masjid Raya Provinsi Jawa Barat (Masjid Agung), Bandung, Jawa Barat, 6 Juli 2014. TEMPO/STR/Prima Mulia

    TEMPO.CO , BANDUNG:—Masjid Raya Bandung akan membagikan sekitar 3000-4000 kantong daging hewan kurban setelah salat Idul Adha, Kamis, 24 September 2015. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Raya Bandung Cece Subrata mengatakan, tahun ini sedikitnya ada 11 ekor sapi dan 4 kor kambing. Seekor sapi diantaranya dari Presiden Joko Widodo seberat 1 ton lebih.

    Menurut Cece Subrata, jumlah hewan kurban kali ini lebih banyak dibanding tahun lalu dengan 8 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Pembagiannya besok secara langsung ke warga yang antri di dalam masjid. “Tidak pakai kupon, siapa saja yang datang berhak mendapatkan daging kurban,” kata Cece, Rabu, 23 September 2015.

    Panitia akan mengatur warga untuk duduk tertib sesuai saf atau garis tempat salat di bangunan masjid yang baru. Daging kurban tetap dibagikan dengan cara dibungkus kantong plastik putih. “Bukan keresek hitam karena katanya berbahaya,” ujar dia. Selain itu, daging hewan kurban juga akan dibagikan ke panti-panti asuhan dan kelompok lain yang telah mengajukan permintaan ke Masjid Raya.

    Dari 11 ekor sapi itu, 3 ekor diantaranya masing-masing berasal dari Presiden Joko Widodo dengan berat sapi 1 ton lebih. Begitu pula seekor sapi titipan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Seekor sapi lainnya dari Walikota Bandung Ridwan Kamil. Sisanya, 8 ekor sapi lainnya, berasal dari warga dan titipan kelompok pengajian.

    Agar proses pemotongan lebih cepat, kata Cece, pengurus masjid menyewa 21 orang ahli jagal di Bandung. Targetnya pembagian daging tersebut akan dimulai sekitar pukul 12.00 atau setelah salat duhur hingga sore selesai setelah salat ashar.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.