Saldi Isra Pernah Diperingatkan Adnan Buyung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga dan kerabat dekat berduka di depan jenazah Adnan Buyung Nasution di rumah duka, di Poncol Lestari, Lebak Bulus, Jakarta, 23 September 2015. Sebelumnya, Adnan Buyung Nasution yang lahir di Jakarta, 20 Juli 1934 dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah karena menderita gagal ginjal lantaran sering mengkonsumsi obat darah tinggi dan hemodialisis. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Keluarga dan kerabat dekat berduka di depan jenazah Adnan Buyung Nasution di rumah duka, di Poncol Lestari, Lebak Bulus, Jakarta, 23 September 2015. Sebelumnya, Adnan Buyung Nasution yang lahir di Jakarta, 20 Juli 1934 dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah karena menderita gagal ginjal lantaran sering mengkonsumsi obat darah tinggi dan hemodialisis. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Padang - Pakar Hukum Tata Negara Saldi Isra sangat berduka atas meninggalnya pengacara Adnan Buyung Nasution. Berkat Buyung lah, Saldi melanjutkan pendidikan ke tingkat doktoral. "Tak pernah sayal lupakan. Bang Buyung yang selalu mengingatkan saya untuk melajutkan pendidikan," ujarnya kepada Tempo, Rabu 23 September 2015.

    Saldi menceritakan, bahwa dirinya sebenarnya tak berangan-angan mengambil jenjang pendidikan hingga strata doktoral. Kesibukan di berbagai lembaga plus kegiatannya mengajar membuat dirinya sempat melupakan pentingnya meningkatkan pengetahuannya di bidang hukum.

    Pengacara senior Adnan Buyung lah yang selalu mengingatkan Saldi untuk melanjutkan jenjang pendidikannya itu. Buyung bahkan pernah memberikan peringatan kepada Saldi pada 2006.  "Saldi jika kamu tak sekolah sekarang, kamu tak akan sekolah lagi," ujarnya menirukan pernyataan Buyung saat itu.

    Itulah yang mendorong Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Universitas Andalas ini untuk melanjutkan pendidikan ke strata tiga. Kata Saldi, jika tidak ada peringtan itu, mungkin dirinya tak akan seperti sekarang ini.

    Saldi mengaku bertemu langsung dengan Buyung pada tahun 1993. Saat itu Saldi melakukan interview dengan Buyung untuk bahan skripsinya.

    Buyung menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah pukul 10.17 WIB, Rabu, 23 September 2015. Pendiri Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia itu dirawat sejak Ahad, 20 September karena komplikasi penyakit yang dideritanya.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.