Wakil Ketua DPR Minta Tunjangan Anggota Tak Dicairkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR, Setya Novanto (tengah) bersama Wakil Agus Hermanto (kiri) dan Fadli Zon berfoto sebelum rapat pimpinan DPR di ruang rapat pansus, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Oktober 2014. DPR resmi menetapkan 11 komisi dan akan diajukan pada sidang paripurna, Kamis (16/10). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua DPR, Setya Novanto (tengah) bersama Wakil Agus Hermanto (kiri) dan Fadli Zon berfoto sebelum rapat pimpinan DPR di ruang rapat pansus, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 14 Oktober 2014. DPR resmi menetapkan 11 komisi dan akan diajukan pada sidang paripurna, Kamis (16/10). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agus Hermanto mengaku akan membicarakan kembali soal tunjangan dengan pemimpin DPR lain. Ia menilai pencairan tunjangan anggota DPR belum tepat. "Bagusnya jangan dicairkan saat ini," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 September 2015.

    Usulan anggaran ini, menurut Agus, memang merupakan kewenangan Sekretariat Jenderal DPR untuk mencairkannya. Ia berujar, Sekretariat tak hanya bertanggung jawab pada anggota DPR, tapi juga pada pemerintah. 

    Agus menjelaskan, bila Setjen nantinya meminta arahan pimpinan DPR terkait dengan masalah tunjangan, dia akan membicarakan kembali dengan pemimpin DPR lain. "Sebaiknya pencairan ditunda, supaya bisa dialihkan ke yang lain dulu," ucapnya.

    Berdasarkan surat Kementerian Keuangan nomor S-520/MK.02/2015, tunjangan anggota DPR akan naik. Usulan ini diajukan Setjen dan Badan Anggaran DPR. Adapun tunjangan yang akan naik adalah tunjangan kehormatan, listrik dan telepon, komunikasi intensif, serta peningkatan fungsi pengawasan.

    MAWARDAH NUR HANIFIYANI

    Artikel Menarik:
    Jurus Mabuk Rizal Ramli: Membantu atawa Merepotkan Jokowi
    Mahasiswa-Mahasiswi Ngeganja di Puncak Digrebek, Ada Kondom


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.