Gugat Cerai, Istri Gayus Tambunan Keluar dari PNS Sejak 2010  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan, Milana Angraini. Tempo/Tony Hartawan

    Istri terdakwa kasus mafia pajak Gayus Tambunan, Milana Angraini. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Milana Anggraeni, istri Gayus Tambunan, terpidana korupsi pajak dan pencucian uang, mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Jakarta Utara. Ini terungkap setelah foto Gayus makan di restoran bersama dua perempuan usai menghadiri sidang tersebar luas di media sosial.

    Nama Milana mencuat bersamaan dengan terbongkarnya skandal pajak yang melibatkan suaminya. Bolak-balik perempuan kelahiran Februari 1979 itu diperiksa polisi sebagai saksi dugaan pencucian uang lewat rekening yang dimilikinya. Lalu lintas transaksi senilai miliaran pernah tercatat di buku tabungan Milana. Padahal, dia adalah pegawai negeri sipil di pemerintah DKI Jakarta.

    "Tapi sudah lama mengundurkan diri sebagai pegawai negeri," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Agus Suradika kepada Tempo, Selasa, 22 September 2015.

    Agus tak ingat persis waktu pengunduran diri Milana, istri Gayus Tambunan. Namun, dia berujar, Milana pernah juga meniti karier sebagai pegawai negeri di Kecamatan Kelapa Gading.

    Cerita lain soal Milana diungkap Kepala Bagian Persidangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta Purwana Ansyori. Meski tak mengenal baik, Purwana pernah menjadi rekan kerja Milana selama sebulan sebelum istri Gayus Tambunan  itu mengundurkan diri. "Kejadiannya lima tahun lalu," dia berujar.

    Saat itu Milana bertugas sebagai staf di bagian persidangan. Seingat Purwana, Milana termasuk pegawai negeri golongan IIIA. Jika mengacu aturan lima tahun lalu, istri Gayus Tambunan bisa membawa pulang gaji Rp 5,9 juta per bulan sebagai staf di Sekretariat Dewan. Jumlah itu termasuk gaji pokok sekaligus tunjangan kinerja.

    Hal menarik lainnya, menurut Purwana, ialah Milana pernah dilihatnya mengendarai mobil mewah ke kantor. Sebagai perbandingan dirinya lima tahun lalu masih mengendarai sepeda motor ke kantor. "Biasanya Ford Everest, tapi juga ganti-ganti mobil juga," kata dia.

    RAYMUNDUS RIKANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.