Hewan Kurban Idul Adha di Palopo Wajib Diberi Vitamin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sapi qurban. ANTARA/Yusran Uccang

    Ilustrasi sapi qurban. ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO.CO, Palopo - Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mewajibkan seluruh hewan kurban diberi suntikan vitamin sebelum disembelih. Pemberian vitamin ini dimaksudkan agar hewan kurban dalam kondisi sehat dan baik untuk dikonsumsi.

    Kepala Dinas Pertanian Kota Palopo Masjaya menyebutkan pemeriksaan seluruh hewan kurban rutin dilakukan tiga hari sebelum Idul Adha. Hewan seperti sapi, kerbau, dan kambing wajib diperiksa kondisi fisik dan kesehatannya. Jika terdapat cacat fisik, seperti buta atau patah, tidak direkomendasikan untuk menjadi hewan kurban. Begitu juga jika dalam kondisi sakit atau flu.

    BACA JUGA

    Di Desa Ini,Perempuan Bisa Berubah Jadi Pria, dan Sebaliknya
    4 Tokoh Ini Bakal Jadi Lawan Berat Ahok di Pilkada DKI 2017

    "Hewan yang akan dikurbankan diberi vitamin beberapa hari sebelum disembelih. Tujuannya supaya hewannya dalam kondisi sehat saat disembelih," kata Masjaya, Selasa, 22 September.

    Meski sudah melakukan pengawasan hewan kurban, masyarakat tetap diingatkan selalu berhati-hati membeli dan mengkonsumsi hewan kurban karena bisa saja masih ada hewan berpenyakit yang tidak terdeteksi. "Harus tetap teliti membeli hewan kurban. Kami akan beri label khusus pada hewan kurban yang sehat dan baik untuk disembelih."

    Burhanuddin, dokter hewan, mengatakan pemeriksaan hewan kurban meliputi pemeriksaan gigi, mata, dan perut. Jika ditemukan cacat mata atau gigi akan diobati, tapi jika kerusakannya parah tidak direkomendasikan untuk disembelih. "Jika hanya sakit tidak parah, akan kita obati. Sebaliknya kalau parah tidak akan kita rekomendasikan dan diminta untuk diberi pengobatan sampai benar-benar sehat," kata Burhanuddin.

    Dari beberapa hari melakukan pemeriksaan hewan kurban tidak ditemukan hewan dengan penyakit parah. Hanya ada beberapa ekor sapi yang mengalami gangguan pada mata, tapi masih layak dikonsumsi setelah diberi suntikan vitamin dan pengobatan.

    Pantauan Tempo, harga sapi di Palopo berkisar Rp 9 juta sampai Rp 12 juta, sedangkan kambing dijual pada kisaran Rp 900 ribu sampai Rp 1,5 juta per ekor. Pedagang sapi di Palopo mengaku sudah menjual 65 ekor sapi. Sebagian sudah diantar kepada pemesannya dan sebagian lagi akan diantar pada saat hari raya.

    HASWADI


    BERITA MENARIK

    Ribuan Hewan Mati Misterius, Ini Sinyal Kiamat 28 September?

    Aksi Manusia Jelek Sedunia Bikin Mulas, Lihat Tampangnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.