NasDem Gelar Rakernas Pembekalan Pilkada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai NasDem akan menggelar rapat kerja nasional (rakernas) konsolidasi pemenangan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 21-22 September 2015 di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta. Partai pimpinan Surya Paloh ini mengusung 255 calon kepala daerah pada pilkada tahun ini.

    "Seluruh DPW akan melaporkan kesiapan partai di wilayah. Kami juga undang seluruh pasangan calon yang kami dukung dan usung," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem Enggartiasto Lukita di kantornya, Jakarta, Ahad, 20 September 2015.

    Sebelumnya, NasDem telah menggelar rapat kerja wilayah di 268 daerah, kecuali Pekanbaru, Riau. NasDem menjaring sejumlah kader internal dan nonpartai untuk diusung menjadi kepala daerah. Hasilnya, hanya 20 kader NasDem yang menjadi calon kepala daerah, sisanya merupakan kader partai lain dan calon independen.

    "Kami terbuka dalam menetapkan calon. Berdasarkan kriteria dan aspirasi rakyat, bukan kehendak politik partai kami," kata Enggar.

    Enggar mengatakan partainya turut mengundang Presiden Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri pada pembukaan rakernas, Senin, 21 September 2015. Lusa, Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan hadir pada penutupan rakernas.

    Selain pimpinan negara, Partai NasDem mengundang Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, ekonom Anggito Abimanyu, dan empat perwakilan lembaga survei politik. Mereka akan memberikan pembekalan kepada para calon dalam menjalani tahapan pilkada, hingga resmi menjadi kepala daerah.

    Menurut Enggar, rakernas digelar sebagai edukasi politik kepada calon kepala daerah agar terbiasa menghadapi kekuasaan. NasDem, kata Enggar, mendukung dan mengusung para calon tanpa mahar politik. "Sehingga kami tuntut mereka melakukan fungsi dan peran kepada rakyat seperti yang partai lakukan, yaitu melayani, bukan jadi raja kecil," katanya.

    PUTRI ADITYOWATI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.