Gara-gara Tarian Seksi, Pejabat Aceh Ini Dicopot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penari asal India melakukan tarian khas India dalam Festival Cross Culture yang ke-10 di Surabaya, 28 Agustus 2014. Festival tersebut menghadirkan sejumlah tarian dari berbagai daerah di Indonesia dan di sejumlah negara. (Robertus Pudyanto/Getty Images

    Penari asal India melakukan tarian khas India dalam Festival Cross Culture yang ke-10 di Surabaya, 28 Agustus 2014. Festival tersebut menghadirkan sejumlah tarian dari berbagai daerah di Indonesia dan di sejumlah negara. (Robertus Pudyanto/Getty Images

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal secara resmi mengumumkan pemberhentian Fadhil SSos MM dari jabatan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banda Aceh, Sabtu, 19 September 2015. Pencopotan itu berkaitan dengan tampilnya tarian India di malam pembukaan Piasan Seni Banda Aceh 2015, Senin 14 September lalu. Pertunjukan itu dianggap erotis dan tidak sesuai dengan penerapan syariat Islam.

     Illiza menyatakan setiap kegiatan termasuk pentas seni dan budaya yang digelar di Banda Aceh tidak boleh bertentangan dengan syariat Islam. "Jangan paradoks terhadap syariat Islam dan merusak misi dakwah kita mewujudkan Banda Aceh sebagai Model Kota Madani."

    Fadhil dinilai tak mampu mengemban visi misi Kota Banda Aceh untuk mewujudkan model kota madani, bersyariat Islam karena menampilkan tarian India di Aceh. Sebelumnya, sepasang penari India dari komunitas India di Aceh tampil di pembukaan Piasan Seni Banda Aceh 2015. Meski menari layaknya penari di film Bollywood namun para penari itu mengenakan pakaian sopan. Meski begitu, penampilan mereka tetap menuai kritik.

    Dalam kerangka kegiatan yang digelar oleh Disbudpar Kota Banda Aceh itu, memang disebutkan tarian tersebut untuk merefleksikan sejarah hubungan kedekatan Aceh dengan India. "Namun erotisme bukan hal yang lumrah dan biasa bagi warga kita," kata Illiza.

    Illiza berharap kejadian itu menjadi pelajaran bagi para pejabat. "Menjalankan amanah itu tidak boleh main-main, jangan gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga," tegas Illiza.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.