TOL MAUT CIPALI: Renggut Nyawa, dari Manusia hingga Sapi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ledakan arus balik memasuki H+4 mengalami puncaknya dan mengakibatkan kemacetan hingga 20 kilometer di ruas jalan tol Cipali, 21 Juli 2015. Kemacetan terjadi mulai dari gerbang utama Cikopo, Purwakarta hingga kilometer 98 Kalijati, Subang. TEMPO /Nanang Sutisna

    Ledakan arus balik memasuki H+4 mengalami puncaknya dan mengakibatkan kemacetan hingga 20 kilometer di ruas jalan tol Cipali, 21 Juli 2015. Kemacetan terjadi mulai dari gerbang utama Cikopo, Purwakarta hingga kilometer 98 Kalijati, Subang. TEMPO /Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Subang - Kecelakaan maut terjadi tiga kali berturut-turut sepanjang Jumat, 18 September 2015. Akibat insiden ini, 7 nyawa manusia hilang. Kecelakaan di tol terpanjang di Indonesia ini, ternyata tidak hanya merenggut nyawa manusia semata, sejumlah ekor sapi juga menjemput ajalnya.

    Selama sepekan ini, Tol Cipali menjadi lokasi horor buat para pengemudi truk pengangkut hewan kurban, termasuk sapi-sapi yang menjadi penumpangnya. Faktanya, tiga hari berturut-turut, Tol Cipali secara beruntun telah memangsa dua hewan kurban, di samping dua nyawa pengemudi truk pengangkutnya.

    Perwira Unit Patroli Jalan Raya Tol Cipali Subang, Inpektur Dua, Heri. P, kepada Tempo, Jumat, 18 September 2015, mengatakan, tiga kecelakaan itu terjadi pada Senin, Rabu, dan Kamis, 14, 16, dan 17 September 2015. "Herannya yang jadi korbannya, semua yang berkaitan dengan hewan kurban," kata Heri.

    Pada kejadian pertama, korban tol Cipali adalah seekor sapi yang berguling-guling akibat truk pengangkutnya jungkir balik di jalan tol. Peristiwa kedua, kejadiannya nyaris sama dan korbannya seekor dari 23 ekor sapi yang diangkut truk nahas asal Lumajang, Jawa Timur, itu.

    Yang paling tragis, ketika terjadi kecelakaan, Kamis, dini hari, ketika sebuah truk Colt Desel bernomor polisi R 1883 AT yang juga mengangkut sapi kurban dari Cilacap, Jawa Tengah, sekonyong-konyong menabrak pantat sebuah truk yang berada di depannya, lalu menewaskan dua dari tiga penumpangnya.

    Ada pun truk yang diseruduknya dibawa kabur pengemudinya. Peristiwa di Kilometer 89 jalur B Cirebon-Jakarta tersebut, menewaskan Suripno warga Cilacap dan Suyatno, warga Banyumas. Sedangkan Suwito, warga Cilacap, Jawa Tengah, pengemudinya, meski selamat tetapi luka berat. Hingga kini, ia masih dirawat di Rumah Sakit Titian Bidan, Cikampek.

    Kondisi colt diesel yang menewaskan dua penumpangnya yang kini diparkir di pos PJR Cilameri, Subang, tampak ringsek pada bagian depan kirinya. Untungya, semua sapi kurban yang diangkutnya, sehat wal-afiat. Kecelakaan itu terjadi, diduga akibat sopirnya mengantuk.

    Sepanjang Senin hingga Kamis, sudah 17 truk sapi kurban yang diangkut melalui Tol Cipali untuk dibawa ke para pemesannya di Purwakarta. Mungkin hari-hari berikutnya masih ada puluhan truk pengangkut sapi kurban lain yang dibawa ke Purwakarta, Karawang, dan Jabotabek via tol Cipali, mengingat hari menjemput Idul Kurban masih agak panjang.

    NANANG SUTISNA

    Baca juga:
    Kecelakaan di Cipali, 6 Tewas: Karena Makam Mbah Samijem?
    Kenalkan, Putri Gayatri, 15 tahun, Wakili Indonesia di PBB 

    Video Kecelakaan Angkutan Darat:


     

     

    Lihat Juga