Derita Korban Kabut Asap: dari Iritasi hingga Pneumonia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja memperbaiki pembatas jalan ketika kabut asap pekat menyelimuti Kabupaten Siak, Riau, 15 September 2015. ANTARA/FB Anggoro

    Sejumlah pekerja memperbaiki pembatas jalan ketika kabut asap pekat menyelimuti Kabupaten Siak, Riau, 15 September 2015. ANTARA/FB Anggoro

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto merilis data kesehatan penduduk yang terkena dampak asap. "Hingga 17 September 2015, sudah ada 31.518 jiwa yang terganggu kesehatannya akibat asap," kata Yurianto di kantor Kementerian Kesehatan, Jumat, 18 September 2015.

    Para korban terdiri atas 25.834 jiwa yang terkena infeksi saluran pernapasan akut dan 2.246 jiwa terkena iritasi kulit. Lalu 1.656 jiwa terkena iritasi mata dan 538 jiwa terkena pneumonia. Hingga saat ini, sudah ada 6,3 juta jiwa di 12 kabupaten/kota di Riau yang terpapar asap.

    Berita Menarik
    Gubernur Gatot Bayar OC Kaligis Rp 3 Miliar untuk 5 Tahun
    Heboh, Cowok Ini Pakai Baju dari Kangkung dan Kulit Durian

    Yurianto meminta masyarakat yang masih sehat, walau terpapar asap, diharapkan bisa melakukan beberapa pencegahan untuk menjaga daya tahan tubuhnya. "Yang sehat ini jangan sampai jatuh sakit," ujarnya.

    Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek pun sudah menugaskan tim dari pusat penanggulangan krisis kesehatan untuk melakukan pendampingan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Riau. "Kami minta tingkatkan upaya promotif serta penambahan masker sebanyak 63 ribu masker," tutur Nila.

    Selain mengobati yang sudah sakit, Menteri Nila pun meminta agar dilakukan peningkatan daya tahan fisik bagi yang masih sehat. "Puskesmas sebagai dasar pelayanan kesehatan juga harus siap," ucap Nila.

    Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan sedang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, khususnya Riau. Beberapa dampak kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan, iritasi kulit, iritasi mata, atau pneumonia, dialami beberapa warga.

    Selain berdampak pada gangguan kesehatan, asap juga mengganggu aktivitas penerbangan, proses belajar-mengajar di sekolah, dan kegiatan melaut bagi nelayan karena jarak pandang yang pendek. Warga pun diminta lebih banyak tinggal di dalam rumah agar terhindar dari paparan asap.

    MITRA TARIGAN

    Rahasia Airin Terbongkar
    Inilah Benda Rahasia Wali Kota Airin yang Dibongkar Cak Hamid
    Rahasia Wali Kota Airin Dibongkar, Hamid Dibanjiri Teror
    Wali Kota Airin Dituduh Serakah, Rahasianya Dibongkar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.