Gubernur Gatot Bayar OC Kaligis Rp 3 Miliar untuk 5 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho kembali memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 3 Agustus 2015. Selain Gatot berserta Evy, pihak KPK telah menetapkan sebanyak enam tersangka dalam kasus tersebut salah satunya Pengacara Senior OC Kaligis. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho kembali memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 3 Agustus 2015. Selain Gatot berserta Evy, pihak KPK telah menetapkan sebanyak enam tersangka dalam kasus tersebut salah satunya Pengacara Senior OC Kaligis. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Istri kedua Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti, blakblakan soal besarnya biaya yang harus mereka keluarkan untuk membayar jasa pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis. Gatot menyewa jasa Kaligis sejak September 2013 untuk jangka waktu lima tahun.

    "Biayanya kami cicil setiap tahun sebesar Rp 600 juta," katanya saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis, 17 September 2015.

    Berita Menarik

    Diam-diam, Bon Jovi Manggung di Jalan TB Simatupang


    Heboh, Cowok Ini Pakai Baju dari Kangkung dan Kulit Durian

    Gatot menyewa Kaligis untuk menjadi kuasa hukum pribadinya. Dengan membayar Rp 3 miliar untuk lima tahun, Gatot berhak atas sesi konsultasi hukum dengan Kaligis selama 40 jam setiap bulan.

    Di luar fee itu, Gatot dan Evy juga harus membiayai perjalanan Kaligis dan timnya setiap kali ke Medan. Mereka harus merogoh kocek lagi sebesar Rp 50 juta setiap kali pengacara kondang itu datang.

    Dalam salah satu percakapan telepon Evy yang diungkap jaksa di persidangan, diketahui pula bahwa Evy-lah yang memesan tiket pesawat dan hotel untuk tempat menginap Kaligis dan timnya. Tak tanggung-tanggung, tempat menginap Kaligis selama di Medan adalah hotel bintang lima, JW Marriott.

    Evy mengatakan suaminya membutuhkan jasa Kaligis sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu tersangkut masalah hukum. Benar saja, Gatot dan Evy kini menjadi tersangka dalam kasus suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan. Sayangnya, Kaligis, yang sudah dibayar mahal, tak bisa membela mereka karena ia juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

    MOYANG KASIH DEWIMERDEKA

    Baca juga:
    Kecelakaan di Cipali, 6 Tewas: Karena Makam Mbah Samijem?
    Kenalkan, Putri Gayatri, 15 tahun, Wakili Indonesia di PBB 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.