Hari Ini, Kloter Terakhir Jemaah Haji Diberangkatkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah calon Haji kloter I asal Makassar mendegarkan bimbingan haji saat tiba di Asrama Haji Sudiang, Makassar, 20 Agustus 2015. Kloter pertama embarkasi haji Hasanuddin asal kota Makassar sebanyak 910 jemaah haji dari kota Makassar siap diberangkatkan ke tanah suci. TEMPO/Fahmi Ali

    Sejumlah calon Haji kloter I asal Makassar mendegarkan bimbingan haji saat tiba di Asrama Haji Sudiang, Makassar, 20 Agustus 2015. Kloter pertama embarkasi haji Hasanuddin asal kota Makassar sebanyak 910 jemaah haji dari kota Makassar siap diberangkatkan ke tanah suci. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Angkutan Udara Muhammad Alwi menyatakan bahwa hari ini merupakan hari terakhir pemberangkatan kloter haji dari Indonesia. Kloter terakhir itu diberangkatkan dari embarkasi Jakarta, Banda Aceh, Solo, Banjarmasin, Makassar, dan Surabaya. Sedangkan embarkasi Medan terakhir diberangkatkan pada 8 September, embarkasi Padang dan Lombok 5 September, embarkasi Batam 13 September, dan Palembang 13 September.

    Terhitung sejak 21 Agustus hingga 14 September, Direktorat Jenderal Angkutan Udara mencatat sudah ada 142.524 anggota jemaah yang sudah diberangkatkan ke Arab Saudi, yang meliputi 342 kloter. Sebanyak 188 kloter menggunakan Garuda Indonesia dan 154 sisanya menggunakan Saudi Arabian Airlines. (Lihat video Tragedi di Tanah Suci dalam Tiga Dekade)

    Jumlah itu turun dari rencana awal 157.075 orang yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi. Agar seluruh anggota jemaah haji yang sudah terdafar bisa berangkat, Kementerian Agama melakukan dua upaya, yaitu memberangkatkan calon haji ke dalam kloter yang masih tersedia (open seat) dan digabung ke kloter terakhir.

    Tercatat untuk 2015, jemaah haji asal keberangkatan Jakarta menjadi jemaah dengan jumlah terbanyak tahun ini, sekitar 43.560 anggota jemaah. Sedangkan jemaah dari Banda Aceh menjadi embarkasi dengan kuota keberangkatan jemaah paling sedikit di antara kota lain tahun ini, yaitu 1.956.

    ARIEF HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.