Kabut Asap, Kodam VI/Mulawarman Terjunkan Satgas Bencana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tentara menggunakan kacamata renang untuk melindungi matanya dari asap saat memadamkan kebakaran lahan gambut di Parit Indah, Kampar, Riau, 8 September 2015. Jumlah titik panas yang diindikasikan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera mulai menurun. REUTERS/YT Haryono

    Seorang tentara menggunakan kacamata renang untuk melindungi matanya dari asap saat memadamkan kebakaran lahan gambut di Parit Indah, Kampar, Riau, 8 September 2015. Jumlah titik panas yang diindikasikan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera mulai menurun. REUTERS/YT Haryono

    TEMPO.CO, Jakarta - Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman membentuk Satuan Tugas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (Satgas PRCPB) untuk menanggulangi kabut asap. Menurut juru bicara Kodam Mulawarman Letkol (Inf) Andi Gunawan, pembentukan satgas sesuai dengan Surat Telegram Kepala Staf TNI Angkatan Darat Nomor ST/2512/2015 7 September 2015.

    Isinya tentang perintah membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan akibat dampak El Nino di wilayah tanggung jawabnya. "Pelibatan kekuatan Kodam dalam rangka tanggap bencana kabut asap di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan," ucap Andi di Balikpapan, Rabu, 16 September 2015.

    Satgas PRCPB wilayah Kalimantan Utara terdiri atas pasukan inti Batalion Infantri (Yonif) 613/Tarakan sebanyak satu satuan setingkat batalion (SSY) didukung Unit Zeni, Unit Bekang, dan Unit Evak dari kodim setempat dengan kekuatan 500 personel. "Kemudian pasukan cadangan Brigif-24/BC dan Yonif 614/RJP sebanyak 750 personel," ujar Andi.

    Satgas PRCPB wilayah Kalimantan Timur terdiri atas pasukan inti Yonif 61/AWL di Samarinda sebanyak satu SSY didukung Unit Zeni, Unit Kesehatan, Unit Bekang, Unit Komlek, Unit Penerangan, Unit Evakuasi dari kodim setempat dengan kekuatan 730 personel.

    "Pasukan cadangan terdiri atas gabungan unsur Yonif 600/Raider, Yonarmed-18/BRK, dan Denrudal 002/ABC sebanyak 600 personel," ujar Andi.

    Selanjutnya Satgas PRCPB wilayah Kalimantan Selatan terdiri atas pasukan inti Yonif 623 di Banjarmasin didukung dengan komposisi unsur perkuatan 730 personel.

    "Pasukan cadangan Yonif 621/MTG dan Rindam VI sebanyak 600 personel. Sedangkan pasukan cadangan Makodam VI/Mulawarman sebanyak 650 personel terdiri atas Yonkav-13 serta gabungan Balakdam dan unsur pendukung dari Unit Zeni, Kesehatan, Bekangdam, Hubdam, dan Pendam," tutur Andi.

    Saat ini yang sudah langsung beroperasi adalah Satgas PRCPB di Kalimantan Selatan.
    "Namun, dihadapkan pada eskalasi tingkat kerawanan kebakaran lahan, yang dominan diterjunkan adalah Unit Evakuasi dari kodim-kodim setempat sesuai dengan tempat kejadian," kata Andi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.