Kabut Asap, Hari Ini Jokowi Gelar Rapat Terbatas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara sepeda motor melintasi jalan yang dipenuhi kabut asap kebakaran hutan dan lahan, di Pekanbaru, Riau, 14 September 2015. Akibat kabut asap jarak pandang di Pekanbaru tidak lebih dari 100 meter pada pagi hari. ANTARA/Rony Muharrman

    Pengendara sepeda motor melintasi jalan yang dipenuhi kabut asap kebakaran hutan dan lahan, di Pekanbaru, Riau, 14 September 2015. Akibat kabut asap jarak pandang di Pekanbaru tidak lebih dari 100 meter pada pagi hari. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo pada Selasa kemarin pukul 23.00 baru tiba di Tanah Air setelah kunjungan kerja ke Timur Tengah. Hari ini Presiden akan langsung menggelar rapat terbatas mengenai kabut asap kebakaran hutan dan penanganannya di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan.

    “Rabu akan ada ratas pada pukul 15.00 berkaitan dengan asap,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Bandara Halim Perdanakusumah, Selasa malam, 15 September 2015 malam.

    Pramono mengatakan rapat terbatas digelar karena masalah kebakaran hutan masih terus terjadi, sehingga diperlukan rapat koordinasi untuk mengambil tindakan serta langkah yang diperlukan.

    Presiden, kata Pramono, sudah memerintahkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menambah pasukan menjadi 1.059 di Riau dan Sumatera Selatan demi membantu penanganan kebakaran.

    Selain itu, Presiden juga memerintahkan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk segera menindak tegas para tersangka yang terbukti melakukan pelanggaran. “Ini sudah menggangggu. Bukan hanya warga kita, tapi juga negara tetangga,” kata Pramono.

    Selain rapat terbatas mengenai kebakaran hutan, Presiden juga akan mengadakan rapat terbatas mengenai Foreign Direct Investment. Sebelum menggelar rapat terbatas, Presiden dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Otoritas Jasa Keuangan, dan Plt. Ketua Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan.

    ANANDA TERESIA

    Baca juga:
    Ribut Pansus Pelindo II: Banteng Mau Nyeruduk Istana?


    Setelah Diserang Fadli Zon, PDIP Siapkan Pengganti Puan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.