Gubernur Kalimantan Selatan Absen Rakor Asap, Luhut Marah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/Subekti

    Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan marah saat rapat koordinasi mengenai penanganan asap yang berlangsung di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Luhut marah karena Gubernur Kalimantan Selatan Tarmizi Abdul Karim hanya diwakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

    "Gubernurnya di mana?" tanya Luhut di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Selasa, 14 September 2015. Perwakilan Gubernur Kalimantan menjawab tidak tahu dan mengatakan ia hanya diperintahkan untuk mewakili Tarmizi.

    Luhut kemudian marah. "Nanti saya minta dia untuk telepon saya. Jangan main-main. Saya tidak mau ada yang main-main soal ini. Situasi lagi darurat, gubernurnya tidak hadir," kata Luhut. Tak hanya perwakilan dari Kalimantan Selatan yang kena semprot, perwakilan Ketua Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga mendapat teguran.

    Dalam rapat itu, Kepala BMKG berhalangan hadir dan hanya diwakili salah satu deputinya. Luhut pun kembali mengambil alih dan memberi peringatan. "Keadaan ini, kan, tanggap darurat. Jadi jangan diwakil-wakilkan. Ini soal rakyat. Saya minta ke depannya jangan ada perwakilan. Harus kepalanya datang," tuturnya.

    Sore ini sedang digelar rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Rapat dipimpin Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan dan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, dan Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki. Hingga kini rapat masih berlangsung.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.