Ini Tiga Pertimbangan Penetapan Duta Besar RI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tantowi Yahya.TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Tantowi Yahya.TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Tantowi Yahya mengungkapkan, tiga pertimbangan yang diberikan DPR kepada 33 calon Duta Besar Indonesia. Yaitu, wawasan, keterampilan lain, dan persyaratan lain seperti sikap dan administrasi.

    Selanjutnya, Dewan hanya memberikan hasil pertimbangan tersebut, dan tak bisa menolak calon yang diajukan presiden. "Jadi, dia harus mampu memahami persoalan dunia dan kemampuan komunikasi. Itu esensinya," kata Tantowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 14 September 2015.

    Presiden Joko Widodo mengirimkan 33 nama calon dubes ke DPR. Kemudian, DPR menggelar uji pertimbangan secara tertutup pada 14-17 September 2015. Calon diberi kesempatan untuk memaparkan visi-misinya selama tujuh menit di depan Dewan, dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab.

    DPR menilai calon dubes dari penguasaan calon terhadap permasalahan nasional dan tupoksi duta besar. Tak hanya itu, calon juga wajib memiliki kemampuan penyampaian visi-misi yang baik, dan pengalaman profesional di bidangnya serta pemahaman organisasi yang komprehensif tentang negara penempatan.

    Ada juga aspek keterampilan komunikasi soal penguasaan bahasa, jejaring, kualitas bicara, dan integritas. "Paling tidak dubes kuasai bahasa utama. Jika menguasai bahasa lokal, dia akan dapat nilai lebih," kata Tantowi.

    Aspek terakhir, yaitu DPR mempertimbangkan sikap jujur, loyalitas terhadap negara, dan latar belakang pendidikan calon minimal sarjana, atau setara dengan itu. Hingga sore ini, Komisi Luar Negeri telah menguji enam calon duta besar yang terbagi menjadi dua sesi.

    Pada sesi pertama pukul 11.00-13.00 WIB, Dewan menguji calon Duta Besar untuk Kerajaan Saudi Arabia, Agus Maftuh Abegebrial; calon Dubes Kerajaan Thailand merangkap UNESCAP, Ahmad Rusdi; dan calon Dubes Republik Kroasia, Alexander Littay.

    Tiga calon yang diuji pada sesi kedua yaitu calon Dubes untuk Republik Kuba, Alfred Tanduk Palembangan; calon Dubes untuk Bosnia-Herzegovina, Amelia Achmad Yani; dan calon Dubes LBPP RI untuk Tahta Suci Vatikan, Antonius Agus Sriyono. "Hasilnya, ada yang sesuai dengan ekspektasi, kategori biasa, dan di bawah," kata politikus Partai Golkar itu.

    DPR masih menguji 27 calon lain pada malam ini, dan tiga hari mendatang. Pimpinan DPR akan menyerahkan hasil uji pertimbangan kepada Presiden pada Kamis, 17 September 2015.

    PUTRI ADITYOWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.