Dipanggil Pansus DPR Soal Pelindo, Budi Waseso: Siap, tapi..  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komjen Pol Budi Waseso. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Komjen Pol Budi Waseso. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso menyatakan siap memenuhi panggilan Panitia Khusus dari Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengusut kasus PT Pelabuhan Indonesia II. Sebagai mantan Kepala Badan Reserse Kriminal, dia akan menjelaskan kronologi penyidikan Pelindo yang dimulai dari temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan.

    "Ya, silakan saja (kalau mau dipanggil). Tapi, sebenarnya itu sudah bukan urusan saya," kata Budi Waseso, di Bareskrim, Senin, 14 September 2015.

    Selain Waseso, mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigadir Jenderal Victor Simanjuntak juga menyatakan bersedia memenuhi panggilan Pansus. Victor bakal menjelaskan proses penyelidikan hingga ditingkatkan ke penyidikan melalui gelar perkara sebanyak lima kali.

    "Tapi, akan lebih baik jika Direktur yang baru yang dipanggil," tutur Victor.

    Sebelumnya, DPR berencana membentuk Pansus untuk menelisik dugaan korupsi di Pelindo II.  Pembahasan pengusutan kasus tersebut ditargetkan harus selesai pada masa sidang pertama 2015-2016.

    Victor optimistis Brigadir Jenderal Bambang Waskito yang menggantikan jabatannya sebagai Dirtipideksus dapat menuntaskan kasus Pelindo. Dia menilai Bambang merupakan sosok yang berani. "Tadi beliau sampaikan kepada saya, beliau sangat senang melanjutkan apa yang sudah saya rintis," ujarnya.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.