Indonesia-Uni Emirat Arab MoU Kerja Sama Perdagangan Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menlu Retno, LP Marsudi (tengah), bertemu puluhan buruh migran Indonesia yang bermasalah di penampungan KBRI Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 29 Mei 2015. Foto: Kemlu RI

    Menlu Retno, LP Marsudi (tengah), bertemu puluhan buruh migran Indonesia yang bermasalah di penampungan KBRI Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 29 Mei 2015. Foto: Kemlu RI

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia dan Persatuan Emirat Arab menandatangani kerja sama pada sejumlah bidang, di antaranya pertahanan dan perdagangan orang. Perjanjian tersebut diteken dalam kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Persatuan Emirat Arab kemarin.

    "Dalam pertemuan itu dibahas mengenai beberapa hal, tentang isu ekonomi dan non-ekonomi, seperti kerja sama pertahanan," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang ikut mendampingi Presiden, Senin, 14 September 2015.

    Retno mengatakan, dalam forum bisnis telah ditandatangani memorandum of understanding antara PT Pindad (Persero) dan Continental Aviation Services untuk kerja sama lisensi senapan SS2 dan pemasaran amunisi Pindad di wilayah Timur Tengah. Retno juga menekankan bahwa Persatuan Emirat Arab merupakan negara tujuan ekspor utama Indonesia di Timur Tengah.

    "Dengan nilai perdagangan mencapai US$ 4,25 miliar pada 2014, Indonesia menikmati surplus US$ 748 juta," ujar Retno.

    Pada bidang investasi, Persatuan Emirat Arab memiliki potensi sovereign wealth funds yang cukup besar. Persatuan Emirat Arab merupakan salah satu investor besar dari Timur Tengah ke Indonesia. Selain melakukan investasi portofolio, Persatuan Emirat Arab juga melakukan investasi langsung dengan nilai penanaman modal asing sebesar US$ 25,365 juta pada 2014.

    Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Luar Negeri Persatuan Emirat Arab juga telah menandatangani MoU kerja sama penanggulangan perdagangan orang dan perlindungan korban perdagangan orang. MoU tersebut menyepakati kerja sama dalam penegakan hukum untuk mencegah perdagangan orang melalui deteksi dini, investigasi, dan penuntutan.

    MoU itu juga menyepakati kerja sama dalam melakukan perlindungan, rehabilitasi, dan bantuan, termasuk repatriasi kepada korban perdagangan orang. Pemerintah berusaha menjadikan Persatuan Emirat Arab sebagai penghubung masuknya produk-produk dari Indonesia ke Timur Tengah, mengingat bandara dan pelabuhannya dikelola dengan modern.

    ANANDA TERESIA

    Baca juga:
    Tragedi Crane Jatuh: Wanita Ini Memang Ingin Meninggal di Mekah
    MU 3-1 Liverpool: Kenapa Kekalahan Ini Selalu Menyakitkan bagi Liverpool?
    Ruhut Bicara Soal Kedekatan Rizal Ramli dengan Artis Cantik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.