Jokowi Terima Penghargaan King Abdul Aziz Medal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI Jokowi tiba di Istana, didampingi Presiden Singapura, Tony Tan (belakang), dalam kunjungannya ke Singapura, 28 Juli 2015. REUTERS/Edgar Su

    Presiden RI Jokowi tiba di Istana, didampingi Presiden Singapura, Tony Tan (belakang), dalam kunjungannya ke Singapura, 28 Juli 2015. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo hari ini akan menerima penghargaan dari pemerintah Arab Saudi, King Abdul Aziz Medal. Penghargaan akan diberikan di Istana Al-Salam Diwan Malaki.

    Sebelum menerima penghargaan Jokowi akan menjalani serangkaian pertemuan. Pagi hari waktu Jeddah Presiden akan menerima kunjungan kehormatan Presiden Islamic Development Bank (IDB) DR Ahmad Mohamed Ali Al-Madani dan Sekjen OKI TN Iyad Madani. "Setelah itu Presiden akan menuju Istana Al-Salam Diwan Malaki untuk mengikuti upacara penyambutan dan jamuan kenegaraan oleh Raja Arab Saudi," kata Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana di Jakarta, Sabtu, 12 September 2015.

    Pada siang harinya Presiden dijadwalkan memimpin delegasi Republik Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan delegasi pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Setelah itu Presiden baru akan menerima penghargaan.

    Pada sore hari Jokowi akan menghadiri sejumlah pertemuan bisnis di Hotel Crown Plaza. Pertemuan bisnis akan dihadiri oleh pengusaha dari kedua negara.

    Pada malam harinya berturut-turut Presiden menerima kunjungan kehormatan Menteri Anggota Dewan Kabinet Muhamad Ali Seikh, Menteri Keuangan Kerajaan Arab Saudi, Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, dan Menteri Tenaga Kerja merangkap Menteri Perekonomian Kerajaan Arab Saudi.

    Presiden Jokowi tengah melakukan kunjungan kerja ke Timur Tengah selama lima hari. Arab Saudi merupakan negara pertama yang dikunjungi. Setelah itu Jokowi akan melanjutkan lawatannya ke Persatuan Emirat Arab dan Qatar.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.