Kabut Asap, Jokowi: Seribu Anggota TNI Sudah Bergerak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersiap meninggalkan aula VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau, Rabu, 26 November 2014. Jokowi akan meninjau lokasi bekas kebakaran lahan gambut di Kepulauan Meranti, Riau. ANTARA/Rony Muharrman

    Presiden Joko Widodo bersiap meninggalkan aula VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau, Rabu, 26 November 2014. Jokowi akan meninjau lokasi bekas kebakaran lahan gambut di Kepulauan Meranti, Riau. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengirim seribu tentara untuk menangani bencana kebakaran hutan di Pekanbaru, Riau. Jokowi menginginkan penanganan kebakaran yang mengakibatkan bencana asap itu selesai dalam waktu singkat.

    "Panglima sudah diinstruksikan. Ribuan anggota pasukan hari ini berangkat," kata Jokowi di sela-sela blusukan di Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis, 10 September 2015. "Nanti kalau kurang, akan dikirim lagi."

    Jokowi meminta agar penanggulangan kabut asap akibat kebakaran hutan itu menjadi program prioritas. Musababnya, bencana kabut asap berdampak signifikan bagi kesehatan masyarakat setempat. Juga bagi pertumbuhan ekonomi di daerah sekitar.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyebutkan satelit Terra dan Aqua memantau 151 titik panas di Sumatera. Sedangkan di Riau, saat ini hanya terdeteksi tiga titik panas. Namun kabut asap masih menyelimuti Pekanbaru. Jarak pandang di kota tersebut menurun hingga 300 meter pada pukul 07.00.

    REZA ADITYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.