Menteri Basuki Siapkan 100 Jembatan Gantung Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua siswa SD Inpres 657 Hulo melintasi jembatan gantung di atas sungai di Desa Hulo, Bone, Sulsel, 16 Maret 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    Dua siswa SD Inpres 657 Hulo melintasi jembatan gantung di atas sungai di Desa Hulo, Bone, Sulsel, 16 Maret 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Bandung - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan tengah memesan jembatan gantung untuk anak sekolah. "Kami akan pasang minimal seratus jembatan karena banyak sekali inventarisasi kami, aksesibilitas anak-anak sekolah masih sangat kurang,” katanya di Bandung, Kamis, 10 September 2015.

    Basuki mengaku pembuatan jembatan gantung tersebut atas pesanan Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Kami diperintahkan Wapres untuk membuat jembatan. Sekarang ini kami sedang memesan jembatan gantung untuk anak-anak sekolah supaya bisa kita pasang segera mungkin tahun ini,” ujarnya.

    Dia tidak merinci daerah mana yang bakal dipasangi jembatan gantung tersebut. “Jembatan gantung kecil untuk aksesibilitas anak-anak sekolah kita perhatikan,” tutur Basuki.

    Banyak siswa yang kesulitan akses jalan ataupun terkendala jembatan rusak untuk mencapai ke sekolah. Untuk mengantisipasi masalah itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menyatakan akan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengatasinya.

    Dia telah mengumpulkan laporan jembatan rusak di seluruh Indonesia. Anies menilai Kementerian Pekerjaan Umum sangat responsif menanggapi laporan dari pihaknya. Sebenarnya masalah jembatan atau akses jalan sekolah yang rusak sebagian merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.