Setya Novanto Masih di Amerika Serikat, Ini Agendanya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Setya Novanto dan arlojinya. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Ketua DPR Setya Novanto dan arlojinya. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto akan bertemu Ketua Kongres Amerika Serikat John Boehner besok waktu setempat. Setya Novanto dan rombongan anggota dewan masih menyelesaikan sejumlah agenda hingga 12 September 2015.

    "Masih di Amerika. Sekarang sedang malam hari. Besok pagi mau ada banyak pertemuan. Salah satunya dengan Ketua Kongres Amerika," kata ajudan Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Hasby Muhamad Zamry saat dihubungi Tempo, Kamis, 10 September 2015.

    Tak semua anggota rombongan dewan mengikuti pertemuan tersebut. Beberapa di antaranya sudah kembali ke tanah air, seperti anggota fraksi Partai Golkar Tantowi Yahya. Sementara Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dan Kepala Badan Kerja Sama Antar Parlemen Nurhayati Ali Assegaf masih  di Washington DC.

    Setya Novanto sempat menjadi pembicara dalam sidang konferensi "The 4th World Conference of Speakers of Parliaments" yang digelar Inter Parliamentary Union di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, 31 Agustus - 2 September.

    Menurut Tantowi Yahya, Novanto memprotes PBB yang menutup pintu bagi negara kecil dan berkembang untuk menjadi anggota Dewan Keamanan PBB. Novanto juga menyerukan agar negara kecil berkembang bisa turut memajukan perekonomian dunia yang didominasi negara maju seperti Amerika Serikat dan Cina. "Novanto langsung berbicara di pusat jantungnya," kata Tantowi, kemarin.

    Ia mengatakan hanya enam anggota DPR yang hadir dalam sidang itu. Yaitu, Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua Fadli Zon, Wakil Ketua Komisi Pertahanan Tantowi Yahya, Ketua Komisi Hukum Azis Syamsuddin, Wakil Ketua Komisi Perhubungan Michael Wattimena, dan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen Nurhayati Ali Assegaf.

    Setelah konferensi, 22 anggota dewan melanjutkan perjalanan ke San Francisco dan Washington DC hingga 12 September. Sedangkan lima orang memilih hanya mengikuti kegiatan di New York seperti yang dilakukan Tantowi.

    Berikut ini 27 nama peserta rombongan DPR RI yang berangkat ke New York, San Francisco, dan Washington DC:
    1. Ketua DPR Setya Novanto (Golkar);
    2. Deisti Atriani, istri Ketua DPR;
    3. Wakil Ketua DPR Bidang Politik dan Keamanan Fadli Zon (Gerindra);
    4. Ketua Badan Urusan Rumah Tangga Roem Kono (Golkar);
    5. Letty Novianthi, istri Roem Kono;
    6. anggota Komisi Pertanian, Robert Joppy Kardinal (Golkar);
    7. Wiwik Ariany Kardinal, istri Robert Joppy Kardinal;
    8. Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen Nurhayati Ali Assegaf; (Demokrat)
    9. Syarif Assegaf, putra Nurhayati Ali Assegaf;
    10. anggota Komisi Perhubungan, Markus Nari (Golkar);
    11. anggota Komisi Perhubungan, Umar Arsal (Demokrat);
    12. Staf Khusus Bidang Kemaritiman dari Sekretariat Kabinet, Eddy Pratomo;
    13. Staf Khusus Ketua DPR Nurul Arifin;
    14. Kepala Subbagian Rumah Tangga Ketua DPR Novianti;
    15. ajudan Ketua DPR, Ajun Komisaris Edison Eman Tjarya;
    16. pengawal pribadi Ketua DPR, Sigit Raharjo;
    17. Kepala Bagian Tata Usaha Ketua DPR Yoi Tahapari;
    18. peneliti Pusat Pengkajian Pengelolaan Data dan Informasi, Simela Victor Muhamad;
    19. tenaga ahli Ketua DPR, Jefry Katindig;
    20. ajudan Wakil Ketua DPR, Hasby Muhamad Zamry;
    21. staf Ketua DPR, Asep Supriadi; dan
    22. fotografer dari Kehumasan DPR, Yaserto Denus Saptoadji.

    Lima orang yang ikut hingga New York saja:
    23. Wakil Ketua Komisi Pertahanan Tantowi Yahya (Golkar);
    24. Wakil Ketua Komisi Energi Setya Yudha (Golkar);
    25. Ketua Komisi Hukum Aziz Syamsuddin (Golkar);
    26. anggota BKSAP, Juliari Batubara (PDIP); dan
    27. Wakil Ketua Komisi Perhubungan Michael Wattimena (Partai Demokrat).

    PUTRI ADITYOWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.