Keluar dari RSCM, Wapres JK: Saya Manusia Biasa, Bisa Sakit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil presiden Jusuf Kalla berbicara kepada wartawan setelah keluar dari RSCM, 10 September 2015. TEMPO/Angelina Anjar Sawitri

    Wakil presiden Jusuf Kalla berbicara kepada wartawan setelah keluar dari RSCM, 10 September 2015. TEMPO/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla akhirnya diperbolehkan keluar dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada Kamis pagi, 10 September 2015, pukul 08.30 WIB.

    JK--sapaan akrab Jusuf Kalla, yang saat keluar dari RSCM didampingi istrinya dan Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ferry Mursyidan Baldan, menyatakan sudah sehat dan siap beraktivitas kembali.

    "Makasih ya atas perhatiannya. Kemarin saya cuma agak capek saja setelah ke acara bedah buku di Salemba, makanya langsung ke sini. Menginap juga cuma 20 jam saja di sini," ucap JK sambil menebarkan senyum lebarnya kepada para awak media. JK berujar, selagi dia berada di rumah sakit, dokter menyarankan untuk general check up. "Wapres kan juga manusia biasa, bisa sakit," tuturnya sambil terkekeh.

    Saat ditanya perihal pemasangan ring di jantungnya, JK menyatakan hal tersebut adalah hal yang biasa terjadi. "Jadi, tercatat setiap tahun, ada 1.600 orang yang pasang ring begini, jadi biasa sajalah," katanya. JK berujar, pemasangan ring tersebut hanya memakan waktu 30 menit.

    Ketua tim dokter kepresidenan, Prof Dr Azis Rani, membenarkan keterangan JK. Dia menuturkan pemasangan ring jantung adalah hal yang umum terjadi, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. "Semua lancar, 30 menit selesai. Beliau hanya kecapekan serta perlu olahraga dan makan teratur," ucap Azis.

    JK juga mengatakan dokter menyarankannya agar menjaga kesehatan dan mengatur waktu dengan lebih baik, tapi tidak ada pantangan makanan yang harus dihindari olehnya. "Makan kambing juga boleh, kok," ujarnya sambil tertawa.

    Saat ini JK akan kembali ke rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. JK menyatakan akan beristirahat total selama seharian penuh. "Semua agenda harus dibatalkan. Saya mau istirahat dulu," tuturnya. JK menjelaskan, setelah menjalani pemasangan ring jantung ini, dia merasa semakin sehat dan bersemangat untuk beraktivitas kembali. "Tambah semangat saya."

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.