Ruhut: 'I Want SBY Back' Bukan Isapan Jempol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruhut Sitompul. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    Ruhut Sitompul. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul membenarkan klaim Edhie Baskoro Yudhoyono soal "I want SBY back" yang disampaikan dalam pidato ulang tahun Partai Demokrat di DPR. Menurut Ruhut, apa yang disampaikan Ibas soal banyak rakyat yang menginginkan kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono bukan sekedar isapan jempol.  Fenomena itu menguat di kalangan masyarakat.

    Tak hanya rakyat, kata Ruhut, para kader Partai Demokrat malah ingin SBY kembali menjadi presiden. Ruhut mengaku sudah menyampaikan kepada SBY. "Namun Pak SBY malah bilang pasti ada kader yang akan bisa menggantikannya, bahkan lebih baik daripada beliau," kata Ruhut saat dihubungi, Rabu, 9 September 2015.

    Sebelumnya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengungkapkan banyak rakyat yang rindu masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Ibas, sebutan akrab Edhie, masyarakat menginginkan SBY kembali menjadi presiden.

    "Banyak yang rindu dan mengatakan 'I want SBY back'. Saya cuma bisa tersenyum," kata Ibas saat pidato pembukaan ulang tahun Partai Demokrat di Kompleks Parlemen Senayan, pagi tadi. (BACA: Ibas: Rakyat Bilang I Want SBY Back!)

    Ruhut menerangkan banyak kader dan masyarakat yang menyampaikan keinginannya tersebut secara langsung maupun melalui media sosial. Ruhut pun berpendapat SBY lebih hebat dibandingkan dengan mantan Presiden Soeharto. "Kalau Pak Harto, rakyat baru ingin beliau kembali setelah belasan tahun. Tapi kalau Pak SBY, banyak yang ingin beliau kembali padahal belum satu tahun," ujarnya.

    Ruhut yang juru bicara Partai Demokrat itu mengklaim sebetulnya SBY dapat memenangkan pemilihan presiden ketiga kalinya. Hanya saja, kata Ruhut, undang-undang mengatur masa kepemimpinan presiden maksimal dua periode masa jabatan.

    Ruhut bercerita selama ini SBY sangat berjasa, khususnya bagi Partai Demokrat. SBY, Ruhut menuturkan, selalu mengajarkan kejujuran dan keadilan dalam berpolitik. Ia juga selalu berpesan kepada partainya untuk selalu mendukung pemerintah. Bila partainya berada di luar pemerintah, SBY mengajarkan Demokrat harus tetap kritis dan mengkoreksi kebijakan pemerintah.

    "Tapi dengan disertai solusi. Bukan hanya kritik saja. Itulah Pak SBY," ujarnya.

    Dalam perayaan ulang tahun Partai Demokrat yang bertepatan dengan ulang tahun SBY, Ruhut berujar partainya memberikan kado spesial berupa doa. "Kami berdoa semoga pemimpin kami, Pak SBY, selalu dilindungi Tuhan. Kami sangat membutuhkan beliau sebagai perekat dan penggagas Partai Demokrat," ujarnya.

    DEWI SUCI RAHAYU | PUTRI ADITYOWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.