Dekat Pasar, 89 Minimarket di Sleman Terancam Ditutup Paksa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Sleman - Pelaksana tugas Bupati Sleman Gatot Saptadi mengultimatum minimarket yang jaraknya kurang dari 1 kilometer dari pasar untuk pindah. Kalau tidak, pemerintah, kata Gatot, akan melakukan penutupan paksa. Ia memberi batas waktu hingga Desember 2015 nanti. “Pemerintah akan tegas, menutup toko yang melanggar aturan," kata Gatot, Rabu, 9 September 2015.

    Menurut Gatot, keberadaan minimarket yang berada dekat dengan pasar telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2012 tentang Izin Usaha Pusat Perbelanjaan dan Izin Usaha Toko Modern.

    Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Sleman saat ini jumlah minimarket di Sleman ada 180 unit. Dari jumlah tersebut ada sebanyak 89 unit toko yang berjarak kurang dari 1 kilometer dari pasar tradisional. Sisanya berada di luar radius 1 kilometer dari pasar tradisional.

    Gatot mengatakan untuk mendirikan minimarket terdapat syarat pokok yang harus dipenuhi, yakni kesesuaian dengan tata ruang, jarak dengan pasar tradisional lebih dari 1 kilometer, dan mempunyai aspek kemitraan. Produk yang dijual 5 persen berupa produk lokal dan 60 persen menggunakan tenaga kerja dari Sleman.

    Selain itu, kata dia, minimarket yang belum melengkapi izin agar segera mengurus perizinan. Jika tidak, maka akan bernasib sama dan ditutup paksa. Gatot memberi tenggat waktu 1 tahun untuk melengkapi perizinan. Pemerintah, kata dia, berjanji untuk mempercepat proses perizinan. “Dengan syarat semua dokumen lengkap dan benar," kata Gatot.

    Ia menambahkan izin yang harus dipenuhi oleh toko modern meliputi Izin Peruntukan Tanah (IPT), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Dokumen lingkungan, Izin Gangguan dan Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Pihak pemerintah juga tidak akan mengeluarkan izin baru untuk toko modern sebelum toko-toko yang sudah ada menyelesaikan perizinan.

    Suwartini, salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Stan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, menyatakan toko modern yang juga menyediakan barang yang sama dengan pasar tradisional mengancam ekonomi orang kecil seperti dirinya. Apalagi toko itu sangat dekat dengan pasar.  “Barang yang dijual di toko modern banyak yang sama dijual di pasar. Kalau pemerintah tegas, kami termasuk orang yang dibantu," kata dia.

    Di dekat Pasar Stan ada dua toko minimarket. Satu toko berada hanya sekitar 15 meter dari pasar. Satu lagi berada di sekitar 50 meter dari pasar tradisional.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.