Sekolah Terbakar, Siswa Diminta Bertahan Hingga Tahun Depan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Fiqman Sunandar

    ANTARA/Fiqman Sunandar

    TEMPO.CO, Wajo - Pasca-kebakaran gedung Sekolah Dasar 190 Ballere Kecamatan Keera, Wajo, sebanyak 167 murid terpaksa belajar di taman terbuka. Kepala Sekolah Dahlia, yang meminta bantuan dana pembangunan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo, harus gigit jari lantaran hingga kini bantuan tidak kunjung ada, Selasa, 8 September 2015.

    Dahlia mengatakan ia telah menemui Kepala Dinas Pendidikan Wajo tapi tidak mendapat respons yang memuaskan. Jawaban serupa ia peroleh dari Bupati Wajo, yang menegaskan bahwa tidak ada dana. "Sudah seminggu lebih murid belajar di taman terbuka. Ada juga di perpustakaan dan bekas lokasi ruang sekolah terbakar," ujar Dahlia kepada Tempo.

    Ia menuturkan, kondisi itu menyebabkan proses belajar siswa terganggu. Sebab, siswa yang terpaksa belajar di ruang terbuka itu tidak bisa berkonsentrasi karena suara bising kendaraan yang melintas di jalan.

    Pekan lalu gedung SD 190 Kelurahan Ballere, Kecamatan Kera, Kabupaten Wajo, terbakar. Selain gedung, bangku dan meja belajar siswa ludes dilalap api.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo Jasman Juanda mengatakan laporan dari sekolah terbakar itu sudah masuk dan sudah ditembuskan ke beberapa instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan BPBD Wajo. "Kami usahakan masukkan pembangunan sekolah itu ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pokok. Insya Allah, tahun 2016 akan dikerjakan," ujarnya. Artinya, para siswa itu tampaknya harus bertahan belajar di luar ruangan hingga tahun depan.

    ANDI ILHAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.