Wali Kota Perintahkan Puskesmas Layani Warga Secara Gratis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pelayanan Puskesmas.  ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Ilustrasi pelayanan Puskesmas. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Parepare - Wali Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Taufan Pawe, memerintahkan enam Puskesmas yang ada daerahnya memberikan pelayanan gratis kepada warga yang berobat, meski belum memiliki kartu peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) maupun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

    Taufan menegaskan, tidak mau lagi mendapat infornasi tentang keluhan warga yang tidak dilayani oleh Puskesmas hanya karena masalah administrasi. Hal itu terjadi, ketika petugas Puskesmas Lappade memungut bayaran kepada seorang warga yang berobat, hanya karena tidak membawa kartu tanda penduduk (KTP).

    “Mulai saat ini saya tidak mau lagi mendengar ada keluhan warga yang tidak dilayani hanya karena masalah adiministrasi,” kata Taufan di hadapan enam kepala Puskesmas itu, Selasa, 8 September 2015.

    Taufan menjelaskan, hingga saat ini bisa disebut masa transisi yang berkaitan dengan proses pengurusan untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Pengurusannya membutuhkan waktu yang lama dengan persyaratan yang cukup rumit.

    Sedangkan pelayanan kesehatan secara gratis kepada warga, terutama yang tergolong berpenghasilan rendah, menjadi salah satu program andalan Pemerintah Kota Parepare. “Utamakan fungsi pelayanan dan misi kemanusiaan. Puskesmas jangan berpikir orientasi profit,” ujar Taufan.

    Pemerintah Kota Parepare, kata Taufan, pada 2016 akan menambah mobil ambulan untuk masing-masing Puskesmas, lengkap dengan dua orang sopir untuk setiap ambulan agar bisa secara bergantian menjalankan tugasnya selama 24 jam.

    Selain itu, akhir September akan dilakukan pemancangan tiang pertama pembangunan rumah sakit tipe B Plus di kawasan Tonrangeng. Peningkatan status Rumah Sakit Lauleng menjadi rumah sakit tipe B juga sedang dilakukan, yang ditargetkan rampung akhir 2015. “Semua itu kami lakukan demi meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan,” ucap Taufan.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Muhammad Yamin, mengatakan sesuai perintah Wali Kota, dia telah meminta seluruh kepala Puskemas mengedepankan pelayanan.

    Warga yang datang berobat harus segera dilayanai tanpa harus direpotkan urusan administrasi.  “Apakah mereka pemegang kartu Jamkesda, kartu BPJS Kesehatan, maupun yang tidak memilikinya, harus segera dilayani. Masalah administrasi, nanti, belakangan,” tutur Yamin.

    DIDIET HARYADI SYAHRIR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.