Badan Cyber Juga Disiapkan Jadi Pembina Para Peretas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Cyber Crime. mia.mk

    Ilustrasi Cyber Crime. mia.mk

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Cyber Nasional, yang sedang disiapkan pembentukannya pada awal tahun depan, juga dirancang menjadi wadah pendidikan dalam pengembangan siber di Indonesia. Kepala Deputi Bidang Komunikasi, Informasi, dan Aparatur di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Marsekal Muda TNI Agus R. Barnas, mengatakan badan ini akan membina seluruh potensi nasional. "Termasuk orang-orang yang berkemampuan siber untuk berperan aktif dalam keamanan siber nasional,” ujar dia di kantornya, Selasa, 8 September 2015.

    Menurut Agus, pembinaan tersebut termasuk pengembangan sumber daya manusia dan etika berinternet. Badan ini, kata dia, akan membina para hacker alias peretas di negeri ini. “Kami perlu membina mereka, bukan untuk menyerang orang, tapi untuk ketahanan diri,” ujarnya.

    Dia menilai para peretas memiliki kemampuan programming yang bisa dikembangkan. Sebagai programmer, mereka dirangsang untuk menjadi kreatif dan melahirkan inovasi. Apalagi, Agus mengatakan, para peretas asal Indonesia tergolong ditakuti dunia.

    Agus mencontohkan pendidikan siber telah dikembangkan oleh berbagai negara. Cina, misalnya, memiliki program pelatihan untuk mengatasi serangan siber. Adapun di Thailand, masyarakatnya sudah dilatih menghadapi bencana siber, seperti jika tiba-tiba Internet mati.

    Sebelumnya, pemerintah berencana membentuk Badan Cyber Nasional pada awal 2016. Wacana ini digagas pertama kali oleh Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan pada tahun lalu ketika masih dipimpin Menteri Tedjo Edhy Purdijatno. Belakangan, Luhut Binsar Panjaitan, menteri yang baru, juga mengatakan pembentukan badan ini akan menjadi salah satu prioritasnya selama memimpin.

    Pembentukan Badan Cyber Nasional saat ini sedang ditangani Desk Ketahanan dan Keamanan Informasi Cyber Nasional yang diketuai Agus R. Barnas. “Badan inilah nantinya yang akan melakukan penataan, pengawasan, dan semua perlindungan dalam dunia siber di Indonesia,” katanya.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.