Payakumbuh Darurat Kabut Asap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gumpalan asap mengepul dari kebakaran di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau (6/3). Satgas Tanggap Darurat Bencana Asap Riau  mengerahkan ribuan personel darat dan delapan pesawat untuk percepat pemadaman kebakaran guna menghindari kemungkinan terburuk perubahan arah angin yang bisa membawa asap ke Singapura dan Malaysia. ANTARA/FB Anggoro

    Gumpalan asap mengepul dari kebakaran di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau (6/3). Satgas Tanggap Darurat Bencana Asap Riau mengerahkan ribuan personel darat dan delapan pesawat untuk percepat pemadaman kebakaran guna menghindari kemungkinan terburuk perubahan arah angin yang bisa membawa asap ke Singapura dan Malaysia. ANTARA/FB Anggoro

    TEMPO.CO, Padang - Pemerintah Kota Payakumbuh menetapkan tanggap darurat asap selama satu seminggu. Sebab, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di provinsi tetangga, semakin tebal.

    "Payakumbuh darurat asap," ujar Wakil Wali Kota Payakumbuh Suwandel Muchtar, Senin 7 September 2015.

    Menurut dia, penetapan tanggap darurat kabut asap selama seminggu, karena memburuknya kualitas udara. Tanggap darurat ini akan berlangsung sejak Selasa 8 September hingga Senin 14 September 2015.

    Suwandel meminta warga untuk tidak membakar sampah atau bahan lainnya yang akan menimbulkan polusi udara. Lalu, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, yang menyebabkan polusi udara.

    "Warga harus mengurangi kegiatan di ruangan terbuka. Jika ke luar harus menggunakan masker," ujarnya. Suwenda berujar, warga juga harus memperbanyak menanam pohon di sekitar rumah, untuk menyuplai oksigen.

    Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Syamsurizal mengatakan, kualitas udara semakin memburuk dengan kategori tidak sehat. Tingkat konsentrasi aerosol atau partikel debu (PM10) di Bukittinggi mencapai 190 mikrogram per meter kubik.

    "Bappedalda Sumbar juga telah melakukan pengukuran tingkat pencemaran udara di daerah Halaban, Kecamatan Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, dengan parameter ISPU 198  atau tidak sehat," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.