Buntut Ketemu Trump, Majelis Kehormatan Tak Perlu Aduan Adili Novanto

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arloji Ketua DPR Setya Novanto menyita perhatian saat bertemu dengan Donald Trump. Menurut ahli jam SEtya memakai jam Richard Mille All Gold yang harganya Rp 500 jutaan hingga Rp 1 miliar.

    Arloji Ketua DPR Setya Novanto menyita perhatian saat bertemu dengan Donald Trump. Menurut ahli jam SEtya memakai jam Richard Mille All Gold yang harganya Rp 500 jutaan hingga Rp 1 miliar.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat segera menyidangkan kasus pertemuan Setya Novanto dengan Donald Trump. Keputusan ini diambil bahkan tanpa menunggu adanya aduan mengenai potensi pelanggaran kode etik yang mungkin terjadi dalam pertemuan itu.

    "Karena sudah diberitakan secara massif dan menarik perhatian publik sehingga MKD (Majelis Kehormatan Dewan) mengambil inisiatif menyidangkan tanpa menunggu aduan. Kami tidak ingin dianggap tidak sensitif," ujar anggota MKD, Syarifuddin Sudding, di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 7 September 2015.

    Keputusan ini diambil MKD setelah mengadakan rapat pleno. Beberapa saat setelah rapat, MKD menerima aduan tentang pertemuan Setya dengan Trump dari sejumlah anggota Dewan, yaitu Adian Napitupulu (PDIP), Charles Honoris (PDIP), Diah Pitaloka (PDIP), Budiman Sudjatmiko (PDIP), Amir Uskara (PPP), Akbar Faizal (NasDem), dan Inas Nasrullah Zubir (Hanura).

    MKD bakal mengusut pertemuan itu secara menyeluruh. "Apakah agenda yang mereka lakukan itu resmi atau tidak, motifnya apa dan seterusnya," ujar Ketua MKD Surahman Hidaya.

    Sidang pelanggaran kode etik juga bakal mengusut dugaan ancaman yang dikeluarkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon terhadap imam besar New York, Shamsi Ali. "Yang itu kan juga termasuk dari bagian peristiwa pertemuan tersebut. Akan kami usut juga," ujar Surahman.

    INDRI MAULIDAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.