Purbaya Mundur dari Deputi III Staf Kepresidenan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempo/Tommy Satria

    Tempo/Tommy Satria

    TEMPO.CO, Jakarta - Purbaya Yudhi Sadewa mundur sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis Kantor Staf Presiden. Kepala KSP Teten Masduki mengatakan mundurnya Purbaya disebabkan karena komitmennya yang hanya ingin membantu pejabat sebelumnya, Luhut B. Panjaitan.

    "Pertama, alasan kesehatan. Kedua, karena memang berkomitmen membantu Pak Luhut," kata Teten di Kompleks Istana, Senin, 7 September 2015. Teten menegaskan mundurnya Purbaya tidak menganggu berjalannya KSP. Setelah berkonsultasi dengan presiden, Teten kini tengah mencari pengganti Purbaya. "Sedang mencari ekonom, banyak yang siap membantu," katanya.

    Teten mengatakan dalam pekan ini sudah akan menemukan pengganti Purbaya. Meski menolak menyebutkan nama kandidat Deputi III KSP, Teten mengatakan pengganti Purbaya harus bisa langsung bekerja dengan cepat dan menyesuaikan diri dengan kecepatan bekerja presiden.

    Teten memastikan deputi lain tidak ada yang mundur seperti Purbaya. Selain itu, ia menjamin kinerja utama KSP seperti pengawasan program prioritas dan memastikan tidak ada debottlenecking dalam program prioritas tidak akan terganggu.

    Pekan lalu, Presiden Joko Widodo resmi melantik Teten sebagai Kepala Kantor Staf Presiden. Ia menggantikan Luhut B. Panjaitan yang dalam perombakan kabinet diangkat menjadi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.