Di Kaltim, Pertalite Laku 22 Ribu Liter Dalam Dua Hari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pengisi bahan bakar melayani pembelian bahan bakar jenis baru Pertalite di SPBU Lempuyangan, Yogyakarta, 14 Agustus 2015. TEMPO/Pius Erlangga

    Petugas pengisi bahan bakar melayani pembelian bahan bakar jenis baru Pertalite di SPBU Lempuyangan, Yogyakarta, 14 Agustus 2015. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Samarinda - PT Pertamina Unit Pemasaran (VI) Balikpapan, Kalimantan Timur, menyatakan sejak diluncurkan 4 September 2015, penjualan Pertalite mencapai 22 ribu liter atau market share-nya 7 persen dari pengguna Premium.

    Pertamina meluncurkan produk Pertalite yang memiliki keunggulan RON 90. “Masyarakat banyak yang beralih menggunakan Pertalite karena mesin kendaraan bermotor lebih terawat,” kata Manajer Umum Pertamina Pemasaran Balikpapan Fariz Aziz, Senin, 7 September 2015.

    Menurut Fariz, Pertamina sudah membuka penjualan di sepuluh SPBU, yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang, Sanagata, Tenggarong, dan Muara Badak.

    Fariz menggungkapkan sebelumnya sekitar 97 persen konsumen SPBU PM Noor Samarinda  pengguna Premium dan Pertamax. Setelah Pertalite diluncurkan, ada tren penurunan 8 persen pengguna Premium.

    “Sebanyak 7 persen beralih menggunakan Pertalite dan sisanya Pertamax,” katanya.

    Hal serupa juga terjadi di SPBU Karang Anyar Balikpapan. Fariz menyebut pengguna Pertalite Balikpapan meningkat 8 persen. “Sementara pengguna Pertamax naik 2 persen."

    SG WIBISONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.