PAN Merapat ke Jokowi, Demokrat Pilih Sikap Berbeda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amin Rais (kanan) berbincang dengan Ketua Partai Demokrat, Syarief Hasan,  saat menghadiri pembukaan Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 30 November 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    Amin Rais (kanan) berbincang dengan Ketua Partai Demokrat, Syarief Hasan, saat menghadiri pembukaan Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 30 November 2014. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Syarifuddin Hasan, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, menyatakan pihaknya tetap sebagai partai penyeimbang selama jalannya pemerintah Joko hingga empat tahun ke depan. Hal itu dia sampaikan saat konferensi pers di kantor DPP Partai Demokrat, Ahad, 6 September 2015. Sikap netral itu agar pemerintah berjalan semakin baik.

    “Kami mengharapkan agar jalannya pemerintah betul-betul semakin baik empat tahun ke depan. Namun Partai Demokrat menganggap perlu manakala di dalam implementasi menuju meningkatkan kesejahteraan rakyat itu ada sesuatu hal yang perlu kami berikan masukan kepada pemerintah, maka wajib hukumnya bagi Partai Demokrat melakukan itu,” ujar Syarif, Ahad, 6 September 2015.

    Sebaliknya, ucap dia, jika pemerintah sudah memiliki program-program yang sesuai dengan harapan Partai Demokrat dan rakyat, partainya pasti akan mendukung penuh. Dia menilai sikap demikianlah yang akan tetap dilakukan partainya selama jalannya pemerintahan.

    “Dan itulah tugas-tugas dari Partai Demokrat sebagai partai penyeimbang,” tutur Syarif.

    Partai Demokrat akan memprioritaskan upaya-upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi rakyat. Syarif mengklaim hal itu sedang dilakukan semua kader partainya yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat, DPRD provinsi dan kabupaten, serta yang berada di pemerintahan tingkat gubernur, bupati, dan wali kota.

    Terkait dengan ancaman adanya krisis ekonomi saat ini, Partai Demokrat melalui sekretaris jenderalnya, Hinca Pandjaitan, menyatakan tetap mendukung upaya-upaya pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut.

    “Kami bantu pemerintah sampai selesai pemerintahan ini tanpa harus masuk ke dalam. Kan, sudah kami memberi masukan, dorongan, dukungan, bupati, gubernur, wali kota, anggota Dewan kita. Backup full pemerintahan sampai selesai,” tutur Hinca kepada Tempo.

    DANANG FIRMANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.