Gantikan Budi Waseso, Anang Iskandar Dilantik Besok Pagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kedua dari kiri) berjabat tangan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Anang Iskandar, usai memberikan sambutan dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Istana Negara, Jakarta, 26 Juni 2015. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo (kedua dari kiri) berjabat tangan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Anang Iskandar, usai memberikan sambutan dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Istana Negara, Jakarta, 26 Juni 2015. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Kepolisian RI menggelar serah-terima jabatan dan pelantikan Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Anang Iskandar besok pagi. Anang menggantikan Komisaris Jenderal Budi Waseso. Adapun Waseso diangkat menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional.

    "Rencananya pelantikan besok digelar pukul 08.00," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Agus Rianto dalam pesan pendek kepada Tempo, Ahad, 6 September 2015.

    Pergantian jabatan di Mabes Polri diputuskan berdasarkan Dewan Kepangkatan dan Kebijakan Tinggi (Wanjakti). Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti mengeluarkan telegram rahasia tertanggal 3 September 2015 tentang mutasi 70 anggota kepolisian.

    Tak hanya Anang dan Waseso, Kapolri juga memutasi sejumlah perwira tinggi. Lima kepala kepolisian daerah yang diganti adalah Polda Bali, Polda Jawa Timur, Polda Kalimantan Timur, Polda Sulawesi Selatan, dan Polda Sumatera Utara. "Besok pelantikan beberapa kapolda dan kabareskrim," ujar Agus.

    Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie, yang semula menjabat Kapolda Bali, akan digantikan Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto. Ronny telah beralih status menjadi pegawai negeri sipil sebagai Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

    Kapolda Sulawesi yang semula dijabat Inspektur Jenderal Anton Setiadji akan digantikan oleh Inspektur Jenderal Pudji Hartanto. Pudji semula merupakan Gubernur Akademi Kepolisian. Sedangkan Anton akan menggantikan Inspektur Jenderal Anas Yusuf sebagai Kapolda Jawa Timur.

    Jabatan Kapolda Kalimantan Timur akan diisi oleh Inspektur Jenderal Safaruddin. Kapolda sebelumnya, Inspektur Jenderal Andayono, harus pensiun dari tugasnya. Selain itu, Inspektur Jenderal Ngadino akan menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara. Posisinya sebagai Wakil Badan Pemelihara Keamanan akan digantikan Inspektur Jenderal Eko Hadi Sutedjo.

    PUTRI ADITYOWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?