390 Titik Panas Sumatera, Riau Masih Berasap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabut asap menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, 1 September 2015. ANTARA/FB Anggoro

    Kabut asap menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, 1 September 2015. ANTARA/FB Anggoro

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyebutkan satelit Tera dan Aqua memantau 390 titik panas di Sumatera. Empat belas titik di antaranya terdapat di Riau. "Titik panas terpantau pukul 07.00 pagi," kata Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin, Sabtu, 5 September 2015.

    Berita Menarik

    Dibunuh di Kota Wisata: Karena Nurdin Kesal Nungki Main HP
    Alumnus UI Tewas, Jejak Kaki di Balkon Ungkap Kejanggalan

    Menurut Sugarin, Sumatera Selatan masih menjadi penyumbang titik panas terbanyak mencapai 224 titik, disusul Jambi 92 titik, Lampung 25 titik, Bangka Belitung 13 titik, Sumatera Utara sembilan titik, Sumatera Barat lima titik, Bengkulu lima titik, dan Kepulauan Riau tiga titik.

    Sedangkan 14 titik panas di Riau tersebar di Indragiri Hulu delapan titik, Pelalawan tiga titik, Kampar satu titik, Kuantan Singingi satu titik, dan Indragiri Hilir satu titik. "Tingkat kepercayaan di atas 70 persen, yakni sepuluh titik," ujarnya.

    Komjen Buwas Dicopot

    Pencopotan Waseso, Luhut: Prajurit Tak Boleh Ancam Atasan
    Kapolri: Buwas Mau Dicopot Saat Adu Mulut dengan Buya Syafii

    Menurut Sugarin, secara umum cuaca wilayah Riau cerah berawan diselimuti kabut asap. Peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai petir tidak merata terjadi pada sore atau malah hari di wilayah Riau bagian utara, timur dan barat. "Temperatur maksimal 32.0-34.0 derajat Celsius," katanya.

    Kabut asap masih mengganggu jarak pandang di beberapa wilayah, seperti Pekanbaru dengan jarak pandang yang menurun hingga 400 meter, Rengat 200 meter, Pelalawan 300 meter dan Dumai 1 kilometer.

    RIYAN NOFITRA

    Berita Terbaru
    Cerita Komjen Anang Iskandar yang Larang Rambo Jadi Polisi
    Eksklusif, Budi Waseso: Saya Minta Pak JK Biarkan...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?