Pilkada Jawa Timur, Sempat Gagal, Rasiyo Siap Lawan Risma Lagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rasiyo, bakal calon Wali Kota Surabaya. ANTARA

    Rasiyo, bakal calon Wali Kota Surabaya. ANTARA

    TEMPO.CO , Surabaya:Calon wali kota Surabaya yang sempat gagal, Rasiyo, mengaku siap maju lagi dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Surabaya untuk menyaingi pasangan calon petahana, Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. Bahkan, Rasiyo sudah mendaftarkan diri lagi pada masa pendaftaran 6-9 September 2015 mendatang.

    “Kalau PAN dan Demokrat mengusung saya lagi, saya siap maju lagi,” kata Rasiyo kepada Tempo, Rabu, 02 September 2015.

    Baca: Siapa Mahasiswa UNS yang Lulus dengan IPK 4

    Menurut Rasiyo, setelah diputuskan bisa maju lagi oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Surabaya, lalu dirinya berkoordinasi dengan partai pengusungnya untuk menentukan dan memilih pendampingnya. Pasalnya, yang akan menentukan dan memutuskan pendampingnya adalah partai pengusung. “Jadi, saya akan dipasangkan dengan siapa pun, saya tetap siap.”

    Rasiyo mengaku hingga saat ini belum mengetahui siapa saja yang akan dipilih untuk menjadi pendampingnya. Bahkan ia menanyakan kepada Tempo orang-orang yang telah dikabarkan akan mendampinginya. Namun, setelah disebut namanya satu persatu, ia hanya mengatakan bahwa semua sosok itu bagus semuanya. “Bagus semuanya itu, dan cocok semuanya,” katanya.

    Simak: Dirut Pertamina Buka-Bukaan Soal Kerugian Rp 14,8 Triliun

    Untuk langkah ke depan,  Rasiyo mengatakan  akan berkonsentrasi pada proses pendaftaran, terutama perlengkapan berkas dokumen pendaftaran yang harus diajukan kepada KPU.

    Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur itu  juga berencana mengirim utusannya untuk berkoordinasi dengan KPU untuk memperjelas apakah berkas yang lama itu harus diperbaiki atau membuat yang baru lagi. Ia  merasa semua berkasnya sudah lengkap dan tidak ada masalah, terbukti KPU menyatakan berkas Rasiyo memenuhi syarat. “Dengan waktu yang sesingkat-singkatnya, kami akan melengkapi berkas itu.”

    Baca Juga: Heboh Tren Remaja Seksi, Cuma Berbaju Kantong Plastik Tipis!

    MOHAMMAD SYARRAFAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.