Capim KPK Tersangka, Bareskrim Polri: Bukan Johan Budi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plt Wakil Ketua KPK, Johan Budi, bicara di depan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya, Surabaya, 30 Maret 2015. TEMPO/FULLY SYAFI

    Plt Wakil Ketua KPK, Johan Budi, bicara di depan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya, Surabaya, 30 Maret 2015. TEMPO/FULLY SYAFI

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Victor Simanjuntak mengatakan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang menjadi tersangka bukanlah pelaksana tugas KPK Johan Budi S.P.

    Victor menuturkan Johan memang sempat bermasalah, namun kasusnya tidak diproses. "Kasusnya tidak boleh dilanjutkan. Yang jelas bukan JB (Johan Budi) tersangkanya," kata dia saat dihubungi, Sabtu, 29 Agustus 2015.

    Belakangan beredar tiga inisial nama capim KPK yang disebut-sebut sebagai tersangka, di antaranya JB, JA, dan MB. Victor pun membantahnya. "Hanya satu saja," ujarnya. Victor menyebut yang bersangkutan merupakan mantan pejabat. Tersangka yang dimaksud terlibat kasus dugaan korupsi.

    Victor menolak menyebutkan secara detil. Ia berjanji akan membuka nama tersebut pada Senin, 31 Agustus 2015, sore. "Tunggu saja, ya," ucapnya.

    Berita menarik:

    Ratu Ini Tak Hanya Cantik, Julukannya Juga Bikin Bergidik

    Ruang RJ Lino Digeledah, Ini Kisah Crane yang Jadi Masalah

    Johan Budi pernah dilaporkan terkait dugaan penyalahgunakan wewenang dan melakukan hubungan langsung ataupun tidak langsung dengan orang yang sedang berperkara di KPK, pada awal Februari lalu. Johan dianggap melanggar Pasal 421 KUHP juncto Pasal 36, Pasal 37, yang ancaman hukumannya terdapat dalam Pasal 65, 66, dan 67 UU Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    Direktur Government Against Corruption and Discrimination Andar Situmorang melaporkan Johan lantaran telat lima kali bertemu dengan bekas Bendahara Umum Demokrat M. Nazaruddin pada 2011. Dua kali di kediaman Nazaruddin, dua kali di restoran, dan satu kali di KPK. Padahal saat itu Nazaruddin akan berperkara di komisi antirasuah.

    Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso menyebut ada salah satu dari 19 peserta capim yang baru ditetapkan sebagai tersangka. Status tersangka tersebut, kata Waseso, berdasarkan hasil penyelidikan yang dinaikkan menjadi penyidikan.

    DEWI SUCI R



    Berita Menarik
    Sujiwo Tedjo Menerawang: Militer Geser Jokowi, Bukan Prabowo
    Gusar, RJ Lino Ancam Jokowi, Rini Soemarno Telepon Kapolri
    Guru SD Telat 111 Kali, Tuding Sarapan Pagi Jadi Biangnya

    VIDEO TERKAIT:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.