Menteri Koperasi: Jangan Biarkan Investor Masuk Sawahlunto

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koperasi dan UMKM AAGN Puspayoga di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Koperasi dan UMKM AAGN Puspayoga di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO , Padang: Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga berharap Kota Sawahlunto bisa mengembangkan pariwisata rakyat. Sebab, kota yang pernah menjadi kawasan tambang batu bara terbesar di Indonesia itu memiliki potensi.

    "Agar ke depan yang menikmati itu rakyat dan rakyat yang akan menjadi bos di daerahnya sendiri," ujar Puspayoga seusai membuka Karnaval Songket Silungkang di Sawahlunto, Sumatera Barat, Jumat 29 Agustus 2015.

    Menurut Puspayoga, Sawahlunto memiliki modal untuk itu. Ada bangunan tua sebagai daya tarik pariwisata. Juga ada songket Silungkang. Karena itu, Sawahlunto harus membangun pariwisata rakyat.

    "Jangan biarkan investor besar masuk ke Sawahlunto. Jika tetap masuk, 10 tahun lagi rakyat hanya sebagai penonton dan rakyat akan gigit jari,," ujar mantan Wakil Gubernur Bali itu.

    Kata Puspayoga, pariwisata rakyat itu ujung tombaknya industri rumahan. Rakyat punya kerajinan daerah yang bisa dijual. Punya penginapan yang besih seperti homestay. Pertaniannya hidup.

    Sehingga, wisatawan bisa menikmati ciri khas daerah tersebut. Pengunjung bisa menikmati hasil pertaniannya.

    "Ketika pengrajin hidup, pertanian hidup dan kesenian hidup, daerah itu akan dikunjungi banyak orang," ujarnya.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.