Penertiban Kendaraan Berat di Tol Tangerang-Merak Diperketat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jelang Mudik, Pengelola Tol Tangerang-Merak Berbenah. Tempo/Darma Wijaya

    Jelang Mudik, Pengelola Tol Tangerang-Merak Berbenah. Tempo/Darma Wijaya

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Marga Mandala Sakti (MMS), pengelola tol Tangerang-Merak, mengiatkan penertiban kendaraan berat bermuatan lebih yang melintas di jalan tol itu. Kendaraan-kendaraan yang melebihi tonase jalan itu dituding menjadi salah satu penyebab cepat rusaknya jalan. "Memperpendek usia jalan," ujar Direktur Teknik dan Operasi PT MMS Sunarto Sastrawiyoto, Sabtu, 29 Agustus 2015

    Sunarto mengungkapkan, sejumlah langkah telah dilakukan untuk menertibkan kendaraan itu. Salah satunya adalah teknologi sensor alat timbang kendaraan Weight in Motion (WIM) yang terpasang di Gerbang Tol Cilegon Barat. MMS akan menambah WIM di beberapa titik di jalan tol Tangerang-Merak.

    WIM berfungsi untuk membaca beban kendaraan, bila muatan kendaraan melebihi tonase maka secara otomatis akan terdeteksi. "Jika masih melanggar, kendaraan tersebut akan dikenakan denda dua kali tarif tol jarak terjauh," kata Sunarto.

    Selama ini hasil penggunaan WIW cukup memuaskan. "Sampai dengan semester I 2015 penindakan atas kendaraan overload mencapai 97,7 persen," katanya. Sejak dioperasikan September 2014, WIM berhasil menangkap truk kelebihan muatan dengan rata-rata 23-30 ribu kendaraan setiap bulannya.

    Setiap bulannya rata-rata kendaraan overload menurun 29,95 persen. Hal ini juga berdampak pada penerimaan denda akibat kendaraan berat yang tidak dapat menunjukkan kartu tanda masuk karena overload, naik sangat signifikan hingga 124,3 persen. "Dari Rp 2.779 juta hingga Rp 623 juta, rata-rata per bulan Rp 300 juta," kata Sunarto.

    Selain menggunakan WIM, menurut Sunarto, MMS juga melakukan operasi penertiban kendaraan overload bekerja sama dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan. Namun hasil dari operasi tersebut belum maksimal. “Belum banyak perubahan perilaku dari para pengendara dan pemilik kendaraan overload untuk mematuhi aturan," katanya.

    JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.