Ini Kritik Megawati Tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, memberikan sambutan saat membuka Sekolah Calon Kepala Daerah di Kantor DPP Partai PDI Perjuangan, Jakarta, 28 Juni 2015. Sekitar 70 calon kepala daerah tersebut akan dibekali ilmu dari mulai cara berkomunikasi, cara berkampanye, hingga politik anggaran. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, memberikan sambutan saat membuka Sekolah Calon Kepala Daerah di Kantor DPP Partai PDI Perjuangan, Jakarta, 28 Juni 2015. Sekitar 70 calon kepala daerah tersebut akan dibekali ilmu dari mulai cara berkomunikasi, cara berkampanye, hingga politik anggaran. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri mengatakan jika Pilkada serentak ini terkesan buru- buru. Pilkada yang diadakan serentak pada 9 Desember 2015 ini, sebelumnya memang menimbulkan banyak polemik terkait teknis pelaksanaannya.

    “Sebagai Ketua Umum PDIP saya terus mengamati bersama DPP Partai, dimana baru pertama kali dilaksankan Pilkada serentak KPU terkesan terburu- buru sehingga persiapan partai juga harus cepat,” kata Megawati, dalam sambutannya di acara Pelantikan Dewan Pengurus Pemilu PDIP yang dilaksanakan di DPP PDIP Jakarta Kamis, 27 Agustus 2015.

    Menurutnya Pilkada yang terkesan terburu- buru ini terlihat dari adanya kurang persiapan dari pihak KPU. Banyaknya kesalahan teknis membuat Mega berpendapat jika memang KPU belum siap dalam mengadakan Pilkada serentak ini. Sampai- sampai karena hanya ada calon tunggal Pilkada yang harusnya dilaksanakan tahun ini harus diundur lagi.

    “Saya prihatin melihat situasional negeri ini, selalu dikalahkan dengan hal teknis, yang seharusnya mudah dipersulit dengan hal- hal teknis,” katanya.

    Tidak seharusnya KPU mengorbankan kepentingan rakyat, karena masalah teknis dan tidak segera mempunyai solusi. Megawati berharap keseluruhan dari penyelenggaraan Pilkada serentak ini berpikir jernih untuk melaksanakan Pilkada dengan baik.

    “Yang penting rakyat dapat memilih pemimpinnya, bukan masalah teknisnya,” ujarnya.

    PDIP baru saja melantik pengurus dari Badan Kemenagan Pemilu Pusat PDIP, Badan Saksi Pemilu Nasional tingkat Pusat PDIP, dan Departemen Dewan Pimpinan Pusat PDIP.

    BIMA SANDRIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.