Ulang Tahun Wiji Thukul, Ini Harapan Putrinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karikatur tentang Wiji Thukul dan Polisi hasil karya Yayak Yatmaka dipamerkan di Galeri Soemardja, ITB, Bandung, Jawa Barat, (18/10). TEMPO/Prima Mulia

    Karikatur tentang Wiji Thukul dan Polisi hasil karya Yayak Yatmaka dipamerkan di Galeri Soemardja, ITB, Bandung, Jawa Barat, (18/10). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Solo - Tanggal 26 Agustus merupakan hari kelahiran Wiji Thukul, aktivis yang hilang pada masa Orde Baru. Belasan tahun berselang, belum ada kepastian mengenai kabar penyair asal Solo tersebut.

    "Setiap tahun usia Wiji Thukul selalu berubah," kata Fitri Nganthi Wani, anak sulung Wiji Thukul, saat ditemui, Rabu malam, 26 Agustus 2015. Menurut dia, ada satu hal yang belum berubah, yaitu hingga kini ayahnya belum juga pulang.

    Fitri  berharap pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo bisa memberi angin segar dengan mencari kabar dan keberadaan ayahnya. Pada masa kampanye, Jokowi juga pernah menyatakan bahwa keberadaan 13 aktivis yang hilang harus ditemukan. "Harus diingatkan agar tidak lupa."

    Fitri menaruh harapan yang sangat besar terhadap pemerintahan Jokowi untuk menemukan ayahnya. Sebab, Jokowi dan Wiji Thukul sama-sama asli Solo. "Usia mereka juga sebaya," katanya.

    Wiji Thukul merupakan penyair yang banyak menyuarakan kritik terhadap pemerintah masa Orde Baru. Dia cukup dekat dengan kalangan buruh. Banyak yang menduga Wiji Thukul menjadi korban penculikan dan pembunuhan menjelang Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat 1998.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.