Punya Rp 6 M, Calon Bos KPK dari Polisi: Tahun Rezeki Saya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irjen Pol Yotje Mende (kiri) berbincang dengan Brigjen Paulus Waterpaw (tengah) dan Brigjen Royke Lumowa (kanan) sebelum upacara Sertijab Kapolda Papua dan Papua Barat di Jakarta, 31 Juli 2015. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Irjen Pol Yotje Mende (kiri) berbincang dengan Brigjen Paulus Waterpaw (tengah) dan Brigjen Royke Lumowa (kanan) sebelum upacara Sertijab Kapolda Papua dan Papua Barat di Jakarta, 31 Juli 2015. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mencecar Inspektur Jenderal Purnawirawan Yotje Mende tentang catatan keuangannya. Anggota Panitia, Harkristuti Harkrisnowo, menanyakan soal profil lalu lintas rekening Yotje.

    "Pada 2013 apa yang terjadi? Lalu lintas rekening Bapak ramai. Saya jadi curiga," ujar Tuti saat tes wawancara calon pimpinan KPK di Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2015. Yotje mengaku bahwa 2013 memang tahun rezekinya.

    Berita Menarik
    Tragis, Buru Penjambret, Desy Harus Kehilangan Buah Hatinya

    Menurut Yotje, usaha pusat perbelanjaan Skymart di Sorong, Papua Barat, yang dia kelola bersama sepupunya dalam setahun mendulang laba Rp 600 juta. Dia pun mengaku mempunyai usaha sewa mobil bersama keponakannya di Gorontalo.

    Bisnis rental mobil tersebut, demikian pengakuan Yotje, pada 2013 mendapat keuntungan Rp 300-400 juta. Dia mengaku mempunyai tujuh mobil yang disewakan. "Pada 2013 mendapat hasil Rp 1,3 miliar karena usaha itu," kata Yotje.

    Yotje menjelaskan, pada 2013, ia menjabat Kepala Sekolah Pimpinan Tinggi Polri. Karena itu, dia mengklaim punya banyak waktu luang mengurusi bisnis. "Kalau ada waktu dan tidak ada murid yang konsultasi, saya minta izin berangkat ke daerah mengurusi usaha."

    Jangan Lewatkan
    Lihat, Di Sini Orang Suka Ria Berenang Bersama Harimau!

    Ia mengaku belum melaporkan kekayaannya ke KPK. Terakhir, dia menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2007 saat asetnya Rp 3 miliar. Namun yang tertera di LHKPN hanya Rp 1,3 miliar. Yotje tak mengetahui perubahan itu. "Sekarang sekitar Rp 6 miliar."

    Tuti lantas mempertanyakan alasan Yotje yang tidak melaporkan harta kekayaannya kepada KPK dalam waktu yang cukup lama, yakni sekitar delapan tahun. "Tidak sepakat melaporkan LHKPN, tidak usah, atau gimana alasannya?" tanya Tuti kepada Yotje.

    Yotje beralasan, saat bertugas di Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, dia menerima formulir LHKPN dari KPK yang sangat mepet dengan waktu, sehingga ia tak sempat mengisinya. Yotje tercatat menjabat Kepala Polda Riau pada 5 Maret 2012 hingga 12 Juni 2013.

    Adapun saat bertugas di Papua, Yotje juga baru menerima formulir LHKPN dari komisi antirasuah itu sepekan lalu. Padahal dia bertugas di Papua satu tahun dua bulan, dan kini sudah pensiun. Yotje menjabat Kepala Polda Papua pada 16 Juli 2014 hingga 31 Juli 2015.

    LINDA TRIANITA

    Simak Pula
    Ahok Vs Rizal: Terungkap, Kisah Rumah Ahok yang Diributkan
    Gagal PNS, Putri Jokowi Ikut Tes S-2 IPB, Diistimewakan?
    Heboh Pria Bernama Tuhan: MUI Minta KTP-nya Ditarik...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.