Jenazah Kopilot Trigana Air Telah Diidentifikasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kerabat membawa peti jenazah Pramugari Trigana Air, Dita Amelia setibanyan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, 22 Agustus 2015. Dita Amelia merupakan salah satu korban dalam jatuhnya pesawat Trigana Air PK-YRN. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Sejumlah kerabat membawa peti jenazah Pramugari Trigana Air, Dita Amelia setibanyan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, 22 Agustus 2015. Dita Amelia merupakan salah satu korban dalam jatuhnya pesawat Trigana Air PK-YRN. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jayapura - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Papua telah mengidentifikasi Ariadi Falani, 44 tahun, selaku kopilot pesawat Trigana Air jenis ATR 42 PK-YRN bernomor lambung IL267 yang jatuh di wilayah Pegunungan Bintang, Papua, pada 16 Agustus 2015.

    Sebelumnya, tim DVI juga telah mengidentifikasi jenazah Hasanudin, pilot pesawat nahas yang membawa 54 orang itu.

    "Selain kopilot, kami juga berhasil mengidentifikasi dua jenazah anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat itu, yakni Kepi Deal, 29 tahun, dan Eki Kimki, 32 tahun," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Kombes Ramon Amiman di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, Rabu, 26 Agustus 2015.

    Menurut Amiman, dari total 54 korban jatuhnya pesawat Trigana Air tersebut, 24 di antaranya sudah teridentifikasi.

    "Kami akan kembali memeriksa lima kantong jenazah lagi. Mudah-mudahan ada hasilnya. Sedangkan 21 DNA yang dikirim ke Jakarta masih menunggu hasil yang saat ini masih diperiksa di Mabes Polri," ucapnya.

    Pada Rabu, 26 Agustus 2015, tim DVI juga masih mengumpulkan keluarga korban yang jenazahnya belum dapat teridentifikasi. "Para keluarga korban akan dikumpulkan dan akan diperlihatkan melalui CCTV untuk melihat apa yang dipakai para korban saat hendak memasuki ruang tunggu dan menaiki pesawat Trigana. Ini salah satu cara membantu tim DVI dalam mengidentifikasi jenazah korban yang masih tersisa," tuturnya.

    Berikut ini nama 24 jenazah yang sudah teridentifikasi tim DVI:

    1. Terianus Halawala
    2. Mathius Nicolas Aragae
    3. La Boni alias Boni Woriori
    4. Wendepen Bamulki
    5. Asirum
    6. Agustinus Lukas Luanmase
    7. Dita Amilia Kurniawan (pramugari)
    8. Teguh Warisman Sane
    9. Emilia Gobay
    10. Milka Kakyarmabin
    11. Oscar Mangonto
    12. Hasanudin (pilot)
    13. Obed Trukna
    14. Yusran
    15. Amran
    16. Valerin
    17. Marcelino D.K. Karobaba
    18. Ewelin Urobmobin
    19. Egenio Dilam
    20. Esep Aruman
    21. Jhon Baltasar Gasper
    22. Kepi Deal
    23. Eki Kimki
    24. Ariadi Falani (kopilot)

    CUNDING LEVI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.