Pasangan Independen Cianjur Dapat Nomor Urut Satu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pilkada. ANTARA/Saiful Bahri

    Ilustrasi Pilkada. ANTARA/Saiful Bahri

    TEMPO.CO, Cianjur - Pasangan dari jalur perseorangan, Deni Sunarya dan Zaini Hamzah, mendapat nomor urut 1 dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2015. Sedangkan pasangan inkumben Suranto-Aldwin Rahadian mendapat nomor 3.

    Irvan Rivano Muchtar (anak Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh) bersama pasangannya, Herman Suherman, mendapat nomor 2. Pengundian nomor urut pasangan dilakukan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur di Green Hill Resort, di Jalan Raya Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 25 Agustus 2015.

    Pengambilan nomor urut dilakukan KPU Kabupaten Cianjur dengan dihadiri ketiga pasangan calon yang sudah ditetapkan sehari sebelumnya serta ratusan pendukung masing-masing pasangan. Untuk mengamankan kegiatan, dua Satuan Setingkat Kompi Polres Cianjur dan satu Satuan Setingkat Kompi Brigade Mobile Cipanas dikerahkan di lokasi.

    Ketua KPU Kabupaten Cianjur Anggy Shofia Wardany mengatakan, dengan selesainya pengambilan nomor urut peserta, berarti pasangan calon sudah resmi mengikuti pilbup Cianjur 2015. Segala atribut akan disiapkan oleh KPU untuk mengikuti tahapan selanjutnya kampanye yang berlangsung pada 27 Agustus hingga 5 Desember.

    “Untuk itu, kami menunggu tim kampanye segera menyetorkan desain untuk alat peraga kampanye yang akan dibuatkan oleh KPU. Segala atribut di luar itu dianggap ilegal dan akan segera ditertibkan,” ujar Anggy di Cianjur, Selasa, 25 Agustus 2015.

    Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, meminta tim kampanye pasangan calon segera menyetorkan desain atribut untuk segera dicetak. “Kami butuh segera untuk membuat alat peraga berupa baliho yang harus sudah dipasangkan sebelum masa kampanye dimulai,” tuturnya.

    Menurut Hilman, pihaknya segera melakukan rapat koordinasi dengan tim kampanye, polisi, Satpol PP, dan panwaslu untuk menetapkan jadwal kampanye dan titik-titik zona pemasangan atribut. “Di tingkat kabupaten masing-masing pasangan calon mendapatkan jatah 5 baliho. Soal titik pemasangannya nanti kami bicarakan lagi dengan semua pihak.”

    DEDEN ABDUL AZIZ



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.