Siap-siap, Banjarnegara Bakal Banjir Dawet Ayu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • culinary.vizata.net

    culinary.vizata.net

    TEMPO.CO, Banjarnegara - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali menggelar Festival Serayu. Perhelatan akbar di sepanjang Sungai Serayu ini akan dimulai pada Rabu, 26 Agustus, sampai Senin, 31 Agustus. Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir dalam festival tersebut.

    Salah satu acara yang digelar adalah kegiatan bertajuk “Banjar Banjir Dawet. “Kami menyiapkan 15 ribu gelas dawet ayu yang memang menjadi minuman khas Banjarnegara,” kata Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo, Selasa, 25 Agustus 2015. Para pengunjung bisa menikmati dawet secara gratis pada hari pertama festival.

    Untuk itu, semua pedagang dawet ayu di Banjarnegara sudah diminta untuk mempersiapkan kebutuhan pembuatan minuman tersebut. Mereka akan mangkal di sejumlah tempat kegiatan, seperti di Balai Budaya Selamanik dan Stadion Kolopaking. Dawet ayu adalah minuman sejenis cendol yang terbuat dari beras ketan dan disajikan dengan air santan dan gula kelapa.

    Selain “Banjar Banjir Dawet”, festival diisi dengan pesta “Parak Iwak” (menangkap ikan) di kawasan arung jeram Sungai Serayu, Desa Singomerto, Kecamatan Sigaluh, pada Ahad, 30 Agustus. Juga “Parade Budaya” melalui jalan-jalan protokol Kota Banjarnegara yang dilaksanakan pada malam hari.

    Di Balai Budaya Selamanik, akan digelar berbagai pertunjukan seni tradisional. Tidak hanya menampilkan kesenian dari Kabupaten Banjarnegara, tapi juga pertunjukan kesenian dari beberapa kabupaten lain, seperti dari Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Magelang.

    Pada Jumat, 28 Agustus 2015, akan digelar pentas seni “Lima Gunung”. Malamnya, akan diikuti dengan pertunjukan jazz bertajuk "Jazzwarax" dari lima grup band. “Pertunjukan jazz ini juga akan menghadirkan artis senior Mus Mujiono,” ujar Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno.

    Hadi berharap pelaksanaan Festival Serayu Banjarnegara (FSB) II ini akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerahnya. “Kami berharap festival ini akan meningkatkan aktivitas pariwisata di Banjarnegara. Apalagi di Dieng sebelumnya juga sudah digelar kegiatan Dieng Culture Festival,” tuturnya.

    Menurut Hadi, pada pelaksanaan Festival Serayu Banjarnegara I, nilai transaksi saat itu mencapai lebih dari Rp 6 miliar. “Kami berharap, pada FSB II ini, nilai transaksi akan lebih besar,” ucapnya.

    ARIS ANDRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.