Maju di Pilkada Karawang, Miing Siapkan Konsep 'Bubur Panas'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komedian Dedi Gumelar alias Miing Bagito, akan maju sebagai wakil bupati Karawang mendampingi Akhmad Marzuki. Keduanya diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang. Ini adalah pertaruhannya yang kedua, pada 2012, Miing mencalonkan diri sebagai Wali Kota Tangerang. Dok. TEMPO/ Zulkarnain

    Komedian Dedi Gumelar alias Miing Bagito, akan maju sebagai wakil bupati Karawang mendampingi Akhmad Marzuki. Keduanya diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang. Ini adalah pertaruhannya yang kedua, pada 2012, Miing mencalonkan diri sebagai Wali Kota Tangerang. Dok. TEMPO/ Zulkarnain

    TEMPO.CO, Karawang - Tubagus Dedi Suwandi Gumelar alias Miing lolos menjadi calon Wakil Bupati Karawang mendampingi Ahmad Marzuki. Dalam rapat pleno penentuan calon bupati dan wakil bupati, Senin, 24 Agustus 2015, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karawang menyatakan pasangan Marzuki-Miing lolos karena telah memenuhi syarat.

    Pasangan ini dibolehkan melakukan kampanye tiga hari setelah penetapan. Menanggapi hal ini, Miing mengatakan sedang menyiapkan strategi unik, yaitu konsep pembangunan dengan teori “bubur panas”.

    "Jika sedang makan bubur panas, biasanya dimulai menyisir pada pinggir, tidak dari tengah, tipis-tipis dulu. Begitu pun saat ini, jika menang, kami sepakat membangun wilayah pinggiran Karawang lebih dulu," kata Miing saat ditemui Tempo di posko pemenangan Marzuki-Miing, Senin, 24 Agustus 2015.

    Dilihat dari letak geografisnya, Karawang bagian barat berbatasan dengan Bekasi, timur laut dengan Purwakarta, timur dengan Subang, barat daya dengan Bogor, dan selatan dengan Cianjur. Menurut Miing, daerah-perbatasan itulah yang seharusnya jadi prioritas pembangunan.

    "Sampai saat ini, wilayah perbatasan tidak menjadi prioritas pembangunan. Orientasi terlalu di pusat kota. Padahal, jika membangun di pinggiran, proporsi keadilan akan tercapai," ucap Miing.

    Miing mencontohkan kondisi perekonomian di perbatasan Karawang-Bekasi. Jika ada pusat perbelanjaan di perbatasan Karawang barat, warga Bekasi yang tinggal dekat perbatasan Karawang pasti lebih memilih belanja ke Karawang daripada ke Grand Metropolitan Mall di pusat Kota Bekasi. "Karena terlalu jauh," ujar Miing. "Ada kekuatan ekonomi di perbatasan."

    Miing menilai, dengan teori “bubur panas”, proporsi keadilan ekonomi akan tercapai. "Masa jabatan bupati kan lima tahun. Kalau membangun dari pusat, belum tentu lima tahun akan selesai, keburu habis masa jabatannya. Tapi, kalau dimulai dari pinggiran, pusat kan sudah dibangun duluan oleh bupati sebelumnya," tutur Miing.

    Miing menjadi calon wakil bupati mendampingi Ahmad Marzuki, yang disokong Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Bulan Bintang. Marzuki-Miing dinyatakan lolos karena telah memenuhi syarat. Pasangan ini telah menyerahkan berkas pemilihan dengan lengkap. Marzuki-Miing pun lolos tes kesehatan.

    Tahun ini, pilkada serentak akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 di sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 36 kota. Peserta pilkada di Karawang menjadi yang terbanyak di Jawa Barat. Pada rapat pleno yang digelar pukul 11.35 WIB, Senin, 24 Agustus 2015, KPU Karawang meloloskan semua calon. Mereka berhak memasuki tahap selanjutnya, yaitu pengundian nomor urut pada 26 Agustus nanti.

    HISYAM LUTHFIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.