Pemilihan Bupati Cianjur Diikuti 3 Pasangan Calon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas KPU Provinsi Jawa Barat menunjukan surat kuning kiriman dari Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur, Senin (18/2). TEMPO/Prima Mulia

    Petugas KPU Provinsi Jawa Barat menunjukan surat kuning kiriman dari Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur, Senin (18/2). TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Cianjur - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur menetapkan tiga pasangan calon yang menjadi peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2015. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno tertutup yang digelar di aula KPU Kabupaten Cianjur, Senin, 24 Agustus 2015. "Semua pasangan calon telah memenuhi syarat sebagai peserta," kata Ketua KPU Kabupaten Cianjur Anggy Shofia Wardany di Cianjur, Senin.

    Ketiga pasangan calon tersebut adalah Irvan Rivano Muchtar-Herman Suherman, yang diusung koalisi Partai Golkar, Partai Bulan Bintang, dan Partai Kebangkitan Bangsa; pasangan Suranto-Aldwin Rahadian (PDI Perjuangan, Hanura, PAN, Gerindra, PKS, PPP, NasDem, dan Partai demokrat); serta pasangan jalur independen, Deni Sunarya-Zaini Hamzah.

    Menurut Anggy, kini KPU tinggal menunggu syarat pemberhentian tiga calon yang berstatus anggota DPRD Jawa Barat dan pegawai negeri sipil. Irvan Rivano Muchtar masih tercatat sebagai anggota DPRD Jawa Barat, Herman Suherman PNS Kabupaten Cianjur, dan Aldwin Rahadian PNS Provinsi Jawa Barat. Ketiganya diberi waktu 60 hari setelah penetapan untuk mundur.

    Ketua Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat Hermanus Koto menjelaskan, setelah ditetapkan, mereka sudah terikat aturan dan undang-undang sebagai peserta pilkada. "Oleh sebab itu, segala hal yang dilakukan dalam kapasitasnya sebagai calon sudah dibatasi oleh aturan. Jika melanggar, akan terkena sanksi," tutur Hermanus.

    Pada rapat pleno penetapan, pasangan calon independen, Deni Sunarya-Zaini Hamzah, tidak hadir. Keduanya diwakili Ketua Tim Pemenangan Deni-Zaini, Pallas Saputra. "Pasangan kami berhalangan hadir," ujar Pallas.

    Ketua Kelompok Kerja Pencalonan KPU Kabupaten Cianjur Selly Nurdinah mengatakan bahwa ketidakhadiran pasangan itu tidak menggugurkan keikutsertaan sebagai calon. "Penetapan calon tetap sah," ucapnya.

    Rapat pleno tertutup tersebut dikawal dua satuan setingkat kompi personel Kepolisian Resor Cianjur. Ruas Jalan Ir H Djuanda di depan kantor KPU Kabupaten Cianjur ditutup. "Penutupan dilakukan untuk ketertiban dan keamanan, tapi sifatnya situasional," ujar Kepala Polres Cianjur Ajun Komisaris Besar Asep Guntur Rahayu.

    DEDEN ABDUL AZIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.